Thursday, March 19, 2026
25.6 C
Jayapura

Masalah Pemalangan SPAM PTAMJ Mulai Diseriusi

JAYAPURA– Masalah pemalangan  pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), oleh sejumlah pemilik ulayat di lokasi Mata Air Sbhorgonji dan jalur pipa transmisi pada akhir Januari lalu, kini mulai diseriusi sejumlah pihak terkait.

   Dimana Komisi IV DPR Papua bersama Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua, serta PT Air Minum Jayapura (PTAMJ) menggelar rapat koordinasi untu menyelesaikan malasah pemalangan ini, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Jayapura, Jumat (14/3).

   Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan tersebut mengharapkan pemilik ulayat dapat membuka hati dan memberikan dukungan agar pengerjaan proyek SPAM dapat dilanjutkan.

Baca Juga :  Dinsos Siap Ekspos Produk Perajin di Kampung Kayo Batu

   Rustan menekankan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat Jayapura, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak, termasuk masyarakat dan pemilik ulayat, untuk memastikan PTAMJ dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

   “Kami harap pemilik ulayat, baik di sumber mata air maupun di area jalur pipa transmisi, dapat membuka hati agar PTAMJ bisa menyediakan air bersih secara maksimal kepada masyarakat,” ujar Rustan.

   Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura akan mengundang pemilik ulayat di lokasi Mata Air Sbhorgonji dan jalur pipa transmisi untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan ini. “Kebutuhan air bersih di Kota Jayapura sangat tinggi, oleh karena itu kami berharap ada solusi yang bisa menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Baca Juga :  BPOM: Teliti Membeli Produk Pangan!

JAYAPURA– Masalah pemalangan  pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), oleh sejumlah pemilik ulayat di lokasi Mata Air Sbhorgonji dan jalur pipa transmisi pada akhir Januari lalu, kini mulai diseriusi sejumlah pihak terkait.

   Dimana Komisi IV DPR Papua bersama Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua, serta PT Air Minum Jayapura (PTAMJ) menggelar rapat koordinasi untu menyelesaikan malasah pemalangan ini, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Jayapura, Jumat (14/3).

   Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan tersebut mengharapkan pemilik ulayat dapat membuka hati dan memberikan dukungan agar pengerjaan proyek SPAM dapat dilanjutkan.

Baca Juga :  Tidak Harus Palang, Sekda Minta Masyarakat Dukung Wali Kota

   Rustan menekankan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat Jayapura, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak, termasuk masyarakat dan pemilik ulayat, untuk memastikan PTAMJ dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

   “Kami harap pemilik ulayat, baik di sumber mata air maupun di area jalur pipa transmisi, dapat membuka hati agar PTAMJ bisa menyediakan air bersih secara maksimal kepada masyarakat,” ujar Rustan.

   Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura akan mengundang pemilik ulayat di lokasi Mata Air Sbhorgonji dan jalur pipa transmisi untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan ini. “Kebutuhan air bersih di Kota Jayapura sangat tinggi, oleh karena itu kami berharap ada solusi yang bisa menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Bukan Bangun Pondok Pesantren, Tapi Pembangunan Madrasah

Berita Terbaru

Artikel Lainnya