alexametrics
24.7 C
Jayapura
Tuesday, June 21, 2022

Berharap Tidak DO, Pemprov Siapkan Surat ke Kampus-kampus

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda

JAYAPURA – Pemerintah provinsi mengambil satu langkah merespon kembalinya mahasiswa Papua  dari sejumlah daerah kota studi belakangan ini. Yang dilakukan adalah bersurat ke kampus-kampus untuk meminta agar mahasiswa yang kembali ini diberikan status cuti agar terhindar dari drop out.

Pemerintah masih berharap mereka kembali berkuliah dan menentukan masa depan yang lebih baik. Keputusan di atas diperoleh usai rapat bersama yang dilakukan Jumat malam (14/9) di Jayapura. 

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mendukung kebijakan ini dan melihat meski ada keinginan meminta para mahasiswa ini kembali namun pilihan tetap  ada pada mahasiswa tersebut. Sebab merekalah yang akan menentukan bagaimana kehidupan di kemudian hari dari kondisi saat  ini. 

DPR Papua menurutnya tak bisa mendesak untuk kembali berkuliah karena berkaitan dengan psikologis. Jika kuliah dan masih tidak nyaman tentunya akan berdampak. “Jadi salah satu keputusan rapatnya adalah gubernur akan menyiapkan sura termasuk para bupati untuk ditujukan ke kampus-kampus. Kami berharap mereka (mahasiswa) tidak dianggap drop out tapi sifatnya cuti,” kata Yunus pekan kemarin. 

Baca Juga :  Distrik Muara Tami Terus Didorong Menjadi Kota Baru

 Ia melihat tidak bisa mendesak dan memaksa sebab secara psikologis mereka yang mengalami. Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan dan seruan namun masih juga datang sehingga ia menyarankan untuk semuanya cooling down lebih dulu,” beber Yunus.

 Meski demikian, Yunus juga berharap para mahasiswa yang datang ini bisa kembali ke  kota studi dan melanjutkan kuliahnya. Jangan kalah dengan situasi dan akhirnya masa depan tinggal mimpi apalagi aparat keamanan dan kepala daerah setempat juga telah memberi garansi keamanan bagi seluruh kota studi. Namun dari kondisi terkini kata mantan teknisi mesin pesawat ini yang perlu dilakukan adalah melakukan pendataan dan mengorganisir bagaimana ke depannya. 

 Dari kondisi terkini, Ketua DPR asal Puncak Jaya ini berharap semua pihak menciptakan situasi yang aman dan bebas dari intimidasi. Ia melihat aparat keamanan juga sedang bekerja keras membuat situasi Papua aman sebab ia menduga ada pihak yang ingin agar Papua tidak aman. “Semua harus bersatu melawan ini sebab sepertinya ada orang yang sedang bermain dengan situasi Papua,” imbuhnya. (ade/nat)  

Baca Juga :  Bekuk Spesialis Curanmor Setelah Kejar-kejaran
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda

JAYAPURA – Pemerintah provinsi mengambil satu langkah merespon kembalinya mahasiswa Papua  dari sejumlah daerah kota studi belakangan ini. Yang dilakukan adalah bersurat ke kampus-kampus untuk meminta agar mahasiswa yang kembali ini diberikan status cuti agar terhindar dari drop out.

Pemerintah masih berharap mereka kembali berkuliah dan menentukan masa depan yang lebih baik. Keputusan di atas diperoleh usai rapat bersama yang dilakukan Jumat malam (14/9) di Jayapura. 

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mendukung kebijakan ini dan melihat meski ada keinginan meminta para mahasiswa ini kembali namun pilihan tetap  ada pada mahasiswa tersebut. Sebab merekalah yang akan menentukan bagaimana kehidupan di kemudian hari dari kondisi saat  ini. 

DPR Papua menurutnya tak bisa mendesak untuk kembali berkuliah karena berkaitan dengan psikologis. Jika kuliah dan masih tidak nyaman tentunya akan berdampak. “Jadi salah satu keputusan rapatnya adalah gubernur akan menyiapkan sura termasuk para bupati untuk ditujukan ke kampus-kampus. Kami berharap mereka (mahasiswa) tidak dianggap drop out tapi sifatnya cuti,” kata Yunus pekan kemarin. 

Baca Juga :  Bekuk Spesialis Curanmor Setelah Kejar-kejaran

 Ia melihat tidak bisa mendesak dan memaksa sebab secara psikologis mereka yang mengalami. Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan dan seruan namun masih juga datang sehingga ia menyarankan untuk semuanya cooling down lebih dulu,” beber Yunus.

 Meski demikian, Yunus juga berharap para mahasiswa yang datang ini bisa kembali ke  kota studi dan melanjutkan kuliahnya. Jangan kalah dengan situasi dan akhirnya masa depan tinggal mimpi apalagi aparat keamanan dan kepala daerah setempat juga telah memberi garansi keamanan bagi seluruh kota studi. Namun dari kondisi terkini kata mantan teknisi mesin pesawat ini yang perlu dilakukan adalah melakukan pendataan dan mengorganisir bagaimana ke depannya. 

 Dari kondisi terkini, Ketua DPR asal Puncak Jaya ini berharap semua pihak menciptakan situasi yang aman dan bebas dari intimidasi. Ia melihat aparat keamanan juga sedang bekerja keras membuat situasi Papua aman sebab ia menduga ada pihak yang ingin agar Papua tidak aman. “Semua harus bersatu melawan ini sebab sepertinya ada orang yang sedang bermain dengan situasi Papua,” imbuhnya. (ade/nat)  

Baca Juga :  Distrik Muara Tami Terus Didorong Menjadi Kota Baru

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/