Friday, February 20, 2026
26.9 C
Jayapura

Masyarakat Diminta Tidak Beraktifitas di Habitat Buaya

JAYAPURA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kali yang menjadi habitat buaya. Hal ini disampaikan untuk menghindari peristiwa Warga Negara Asing (WNA) Papua Nugini (PNG) yang diterkam buaya di kali Tami pada, Selasa (10/2) lalu.

Kepala Basarnas Jayapura, Anton Sucipto berharap masyarakat untuk tidak memancing atau beraktivitas di sungai atau kali yang berpotensi ada hewan buas seperti buaya dan lainnya.

“Jangan memancing, berenang, atau beraktivitas di pinggir sungai yang menjadi habitat buaya, seperti sungai Tami di distrik Muara Tami,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton mengungkapkan berdasarkan data yang dimiliki oleh Basarnas Jayapura hingga saat ini, hanya sungai Tami yang memiliki habitat buaya di dalamnya. Karena itu ia meminta masyarakat setempat untuk terus berhati-hati ketika melintasi atau memancing di sekitar sungai Tami.

Baca Juga :  Kasus Irene Sokoy Berpotensi Miliki Unsur Melanggar HAM

Imbauan ini juga kata Anton berlaku untuk semua tempat terutama di daerah rawa, sungai dan lainnya yang secara tidak langsung memiliki habitat alami buaya.

“Berdasarkan Histori yang ada di kami (Basarnas) sejauh ini baru sungai Tami yang ada habitat buayanya. Mungkin pemda punya data yang lebih komprehensif,” ujarnya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar kali yang menjadi habitat buaya. Hal ini disampaikan untuk menghindari peristiwa Warga Negara Asing (WNA) Papua Nugini (PNG) yang diterkam buaya di kali Tami pada, Selasa (10/2) lalu.

Kepala Basarnas Jayapura, Anton Sucipto berharap masyarakat untuk tidak memancing atau beraktivitas di sungai atau kali yang berpotensi ada hewan buas seperti buaya dan lainnya.

“Jangan memancing, berenang, atau beraktivitas di pinggir sungai yang menjadi habitat buaya, seperti sungai Tami di distrik Muara Tami,” kata Anton.

Lebih lanjut Anton mengungkapkan berdasarkan data yang dimiliki oleh Basarnas Jayapura hingga saat ini, hanya sungai Tami yang memiliki habitat buaya di dalamnya. Karena itu ia meminta masyarakat setempat untuk terus berhati-hati ketika melintasi atau memancing di sekitar sungai Tami.

Baca Juga :  Kasus Irene Sokoy Berpotensi Miliki Unsur Melanggar HAM

Imbauan ini juga kata Anton berlaku untuk semua tempat terutama di daerah rawa, sungai dan lainnya yang secara tidak langsung memiliki habitat alami buaya.

“Berdasarkan Histori yang ada di kami (Basarnas) sejauh ini baru sungai Tami yang ada habitat buayanya. Mungkin pemda punya data yang lebih komprehensif,” ujarnya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya