Saturday, November 29, 2025
26.9 C
Jayapura

Antrean Beli Seragam Mengular

Orang Tua Murid SMAN 4 Jayapura Rela Antri Berdesakan

JAYAPURA-Jelang hari pertama masuk sekolah, puluhan orang tua murid SMAN 4 Jayapura di Entrop, rela mengantri berdesakan desak dalam membeli baju seragam sekolah, di Toko Mekar Sari Entrop, Minggu (13/7), malam kemarin.

Antrean mengular hampir di tepi jalan, arus lalu lintas pun menjadi terhambat karena lalul lalang dari warga yang hendak masuk ke halaman toko, membeli seragam sekolah bagi anak-anak mereka.

Hal ini merupakan fenomena baru, pasca kebijakan Walikota yang melarang pungutan biaya pada saat pendaftaran sekolah baru. Sekolah tak lagi boleh menjual seragam, sehingga mencari toko yang jadi “rekanan” sekolah yang menjadi tempat orang tua untuk membeli seragam.

Baca Juga :  Transparansi dan Akuntabilitas Dana Kampanye Pilkada jadi Bahasan Menarik

Eko salah satu orang tua yang anaknya diterima untuk bersekolah di SMA Negeri 4 Jayapura mengatakan, ia sudah antre sejak pukul 18.30 WIT. Dia mengaku untuk pembelian seragam ini memang sudah diinformasikan sekolah, untuk beli di Toko Mekar Sari Entrop.

Menurutnya dengan pembelian baju seragam dan atribut di Toko Mekar Sari justru tidak efisien, harusnya yang lebih efisien adalah membeli di sekolah seperti dulu, karena lebih memudahkan orang tua atau peserta didik dalam membelinya.

“Kalau kita membeli di Toko Mekar Sari Entrop kita repot, karena di sana juga menjual berbagai macam kebutuhan pokok, alat rumah tangga dan lainnya, jadi kita beli harus antre pintu sampai pintu ditutup harus masuk dikawal, tidak bisa semuanya, inikan lucu,” keluhnya

Baca Juga :  Ada Dua Keondoafiaan, Walikota Dukung Nafri Dimekarkan

Orang Tua Murid SMAN 4 Jayapura Rela Antri Berdesakan

JAYAPURA-Jelang hari pertama masuk sekolah, puluhan orang tua murid SMAN 4 Jayapura di Entrop, rela mengantri berdesakan desak dalam membeli baju seragam sekolah, di Toko Mekar Sari Entrop, Minggu (13/7), malam kemarin.

Antrean mengular hampir di tepi jalan, arus lalu lintas pun menjadi terhambat karena lalul lalang dari warga yang hendak masuk ke halaman toko, membeli seragam sekolah bagi anak-anak mereka.

Hal ini merupakan fenomena baru, pasca kebijakan Walikota yang melarang pungutan biaya pada saat pendaftaran sekolah baru. Sekolah tak lagi boleh menjual seragam, sehingga mencari toko yang jadi “rekanan” sekolah yang menjadi tempat orang tua untuk membeli seragam.

Baca Juga :  Ada Dua Keondoafiaan, Walikota Dukung Nafri Dimekarkan

Eko salah satu orang tua yang anaknya diterima untuk bersekolah di SMA Negeri 4 Jayapura mengatakan, ia sudah antre sejak pukul 18.30 WIT. Dia mengaku untuk pembelian seragam ini memang sudah diinformasikan sekolah, untuk beli di Toko Mekar Sari Entrop.

Menurutnya dengan pembelian baju seragam dan atribut di Toko Mekar Sari justru tidak efisien, harusnya yang lebih efisien adalah membeli di sekolah seperti dulu, karena lebih memudahkan orang tua atau peserta didik dalam membelinya.

“Kalau kita membeli di Toko Mekar Sari Entrop kita repot, karena di sana juga menjual berbagai macam kebutuhan pokok, alat rumah tangga dan lainnya, jadi kita beli harus antre pintu sampai pintu ditutup harus masuk dikawal, tidak bisa semuanya, inikan lucu,” keluhnya

Baca Juga :  Sudah Lima Bulan Guru PPPK SMA/SMK di Mimika Belum Terima Gaji

Berita Terbaru

Artikel Lainnya