Friday, January 16, 2026
25 C
Jayapura

Jembatan Merah Gelap Gulita, Warga Mengeluh

JAYAPURA – Gelap yang menyelimuti Jembatan Merah Youtefa dalam beberapa hari terakhir kini menjadi perhatian serius masyarakat kota Jayapura. Satu-satunya jembatan penghubung antara Kota Jayapura dan distrik Muara Tami itu tak lagi memiliki penerangan memadai setelah seluruh lampu jalan di kawasan tersebut padam total.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan tersebut, khususnya pada malam hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi, Penerangan Jembatan dan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jembatan Merah mulai mati total diperkirakan sejak Kamis, 8 Januari 2026.

Namun masyarakat setempat tidak mengetahui pasti alasan alasan dipadamkannya lampu penerang di sepanjang jembatan tersebut. Ada yang menilai, pemerintah sengaja melakukan hal tersebut lantaran warga yang mengunjungi tempat ikon di kota Jayapura itu terkadang membuang sampah sembarang yang mengakibatkan nilai estetika jembatan seakan tak terawat.

Baca Juga :  Car Free Day Makin Diminati Masyarakat

Namun tak sedikit juga warga yang mengeluh, minimnya penerangan di lokasi jembatan merah dapat memicu kecelakaan yang fatal terutama pada malam hari.

Kamil (29) warga Kota Jayapura yang melintas di jembatan itu menyampaikan, selain membahayakan keselamatan, kondisi ini juga dapat menimbulkan Rasa Tidak Nyaman Dan kecemasan akan potensi kecelakaan.

“Sepanjang jembatan itu gelap Gulita kalau malam, apalagi kendaraan yang melintas juga cukup ramai. Ini membuat kita waswas setiap kali melintasi,” ungkap Kamil kepada Cenderawasih Pos di Jembatan Merah, Senin (12/1) malam.

Sebagai warga kota Jayapura ia mengaku sering nongkrong di jembatan setiap malam. Selain tempat Nongkrong jembatan juga tempat favorit para pemuda dan masyarakat untuk swafoto. Sebutnya minimnya penerangan di sepanjang jalan tersebut membuat area menjadi gelap gulita, sehingga mengurangi jarak pandang pengendara.

Baca Juga :  Ada Keterangan yang Berbeda dengan Hasil Otopsi

JAYAPURA – Gelap yang menyelimuti Jembatan Merah Youtefa dalam beberapa hari terakhir kini menjadi perhatian serius masyarakat kota Jayapura. Satu-satunya jembatan penghubung antara Kota Jayapura dan distrik Muara Tami itu tak lagi memiliki penerangan memadai setelah seluruh lampu jalan di kawasan tersebut padam total.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan tersebut, khususnya pada malam hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi, Penerangan Jembatan dan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jembatan Merah mulai mati total diperkirakan sejak Kamis, 8 Januari 2026.

Namun masyarakat setempat tidak mengetahui pasti alasan alasan dipadamkannya lampu penerang di sepanjang jembatan tersebut. Ada yang menilai, pemerintah sengaja melakukan hal tersebut lantaran warga yang mengunjungi tempat ikon di kota Jayapura itu terkadang membuang sampah sembarang yang mengakibatkan nilai estetika jembatan seakan tak terawat.

Baca Juga :  Semua Harus Sepakat Tak Ada Bumi Kedua

Namun tak sedikit juga warga yang mengeluh, minimnya penerangan di lokasi jembatan merah dapat memicu kecelakaan yang fatal terutama pada malam hari.

Kamil (29) warga Kota Jayapura yang melintas di jembatan itu menyampaikan, selain membahayakan keselamatan, kondisi ini juga dapat menimbulkan Rasa Tidak Nyaman Dan kecemasan akan potensi kecelakaan.

“Sepanjang jembatan itu gelap Gulita kalau malam, apalagi kendaraan yang melintas juga cukup ramai. Ini membuat kita waswas setiap kali melintasi,” ungkap Kamil kepada Cenderawasih Pos di Jembatan Merah, Senin (12/1) malam.

Sebagai warga kota Jayapura ia mengaku sering nongkrong di jembatan setiap malam. Selain tempat Nongkrong jembatan juga tempat favorit para pemuda dan masyarakat untuk swafoto. Sebutnya minimnya penerangan di sepanjang jalan tersebut membuat area menjadi gelap gulita, sehingga mengurangi jarak pandang pengendara.

Baca Juga :  Kondisi JPO Padang Bulan Tak Jauh Beda dengan di Kota

Berita Terbaru

Artikel Lainnya