Thursday, January 22, 2026
32 C
Jayapura

Awan Cumulonimbus Picu Cuaca Ekstrem di Papua

Selain itu, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 91W yang memberikan dampak cuaca secara tidak langsung di Provinsi Papua berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, Angin Kencang serta Tinggi Gelombang kategori sedang (1.25 – 2.5m) di Samudra Pasifik utara Papua.

“Terpantau adanya gelombang Low dan aktivitas MJO, disertai dengan labilitas lokal yang kuat di wilayah Papua juga turut mendukung proses pembentukan awan konvektif di wilayah Papua,” tambahnya.

Adapun prospek cuaca sepekan kedepan kata Ezri berdasarkan hasil monitoringnya yakni pada priode, 12 – 18 Januari 2026 sebagai berikut:

Pada, 12 – 13 Januari 2026, Cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura, Sarmi, Supioi, Mamberamo Raya dan Keerom.
Kemudian untuk, 14 – 15 Januari 2026, berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten & Kota Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Kepulauan Yapen, Biak Numfor dan Supiori.

Baca Juga :  Pimpinan KKB di Yapen Disebut Kabur Keluar Pulau

Sementara pada, 16 – 18 Januari 2026, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Kepulauan Yapen.

Berdasarkan catatan kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan serta potensi kilat/petir dan angin kencang.

Selain itu, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 91W yang memberikan dampak cuaca secara tidak langsung di Provinsi Papua berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, Angin Kencang serta Tinggi Gelombang kategori sedang (1.25 – 2.5m) di Samudra Pasifik utara Papua.

“Terpantau adanya gelombang Low dan aktivitas MJO, disertai dengan labilitas lokal yang kuat di wilayah Papua juga turut mendukung proses pembentukan awan konvektif di wilayah Papua,” tambahnya.

Adapun prospek cuaca sepekan kedepan kata Ezri berdasarkan hasil monitoringnya yakni pada priode, 12 – 18 Januari 2026 sebagai berikut:

Pada, 12 – 13 Januari 2026, Cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura, Sarmi, Supioi, Mamberamo Raya dan Keerom.
Kemudian untuk, 14 – 15 Januari 2026, berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten & Kota Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Kepulauan Yapen, Biak Numfor dan Supiori.

Baca Juga :  Komnas HAM Sudah Mulai  Investigasi Kerusuhan Wamena

Sementara pada, 16 – 18 Januari 2026, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Kepulauan Yapen.

Berdasarkan catatan kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan serta potensi kilat/petir dan angin kencang.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya