JAYAPURA–Anggota DPR Kota Jayapura, Sarce Soreng, menyoroti kondisi armada mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura yang dinilai tidak layak digunakan karena banyak mengalami kerusakan. Hal tersebut ia sampaikan saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Kompleks Kodam XVII/Cenderawasih, Selasa (10/3).
Dalam peninjauan tersebut, Sarce melihat secara langsung kondisi sejumlah selang pada mobil pemadam kebakaran yang mengalami kebocoran. Menurutnya, kerusakan tersebut menyebabkan proses pemadaman api tidak berjalan maksimal karena banyak air yang terbuang percuma.
Ia mengatakan, persoalan selang bocor pada armada pemadam kebakaran bukanlah hal baru. Kondisi serupa juga ia temui saat terjadi kebakaran besar di kawasan Mandala, Distrik Jayapura Utara pada tahun 2025.
“Saya lihat tadi mobil Damkar itu selangnya masih bocor. Waktu kejadian kebakaran di Mandala tahun lalu juga kondisinya seperti itu, dan sampai sekarang masih sama,” ujar Sarce.
Menurutnya, kerusakan peralatan yang tergolong sederhana seperti selang seharusnya bisa segera diperbaiki atau diganti oleh pemerintah. Ia menilai, kelalaian dalam memperhatikan fasilitas pemadam kebakaran dapat menghambat kerja petugas di lapangan.
“Kalau selangnya bocor seperti ini, air banyak terbuang. Percuma ada Damkar kalau airnya hanya terbuang-buang akibat kebocoran selang,” tegasnya.
JAYAPURA–Anggota DPR Kota Jayapura, Sarce Soreng, menyoroti kondisi armada mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura yang dinilai tidak layak digunakan karena banyak mengalami kerusakan. Hal tersebut ia sampaikan saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Kompleks Kodam XVII/Cenderawasih, Selasa (10/3).
Dalam peninjauan tersebut, Sarce melihat secara langsung kondisi sejumlah selang pada mobil pemadam kebakaran yang mengalami kebocoran. Menurutnya, kerusakan tersebut menyebabkan proses pemadaman api tidak berjalan maksimal karena banyak air yang terbuang percuma.
Ia mengatakan, persoalan selang bocor pada armada pemadam kebakaran bukanlah hal baru. Kondisi serupa juga ia temui saat terjadi kebakaran besar di kawasan Mandala, Distrik Jayapura Utara pada tahun 2025.
“Saya lihat tadi mobil Damkar itu selangnya masih bocor. Waktu kejadian kebakaran di Mandala tahun lalu juga kondisinya seperti itu, dan sampai sekarang masih sama,” ujar Sarce.
Menurutnya, kerusakan peralatan yang tergolong sederhana seperti selang seharusnya bisa segera diperbaiki atau diganti oleh pemerintah. Ia menilai, kelalaian dalam memperhatikan fasilitas pemadam kebakaran dapat menghambat kerja petugas di lapangan.
“Kalau selangnya bocor seperti ini, air banyak terbuang. Percuma ada Damkar kalau airnya hanya terbuang-buang akibat kebocoran selang,” tegasnya.