Saturday, March 7, 2026
27.2 C
Jayapura

RPJMD Papua 2025-2029 Fokus pada Program Sosial dan Infrastruktur

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menggelar Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, Kamis (5/3). Adapun Gubernur dan Wakil Gubernur Papua telah merumuskan pula sejumlah program unggulan yang menjadi prioritas bersama yang akan memberikan dampak cepat dan langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya meliputi Program Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil). Program Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas) dan Program Kartu JALAN (Jaminan Sosial Lansia). Program modernisasi sarana dan prasarana perdagangan, Program peningkatan konektivitas antarwilayah.

Lalu ada program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan penataan kawasan permukiman.

“Keseluruhan program unggulan tersebut merupakan instrumen konkret untuk memastikan bahwa visi pembangunan tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan terimplementasi dalam kebijakan dan pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” kata gubernur, saat Musrembang RPJMD Tahun 2025-2029, Kamis (5/3).

Baca Juga :  Perayaan 100 Tahun Aitumeri Jadi Kompas Moral Pembangunan Tanah Papua

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan harus disusun dengan berbasis pada data yang akurat, selaras dengan kebijakan nasional, serta terintegrasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Tidak boleh terdapat program yang tidak terukur, tidak berdampak, atau tidak sinkron antar level pemerintahan. Setiap tujuan harus memiliki indikator yang jelas, setiap sasaran harus realistis, dan setiap strategi harus dapat dilaksanakan secara efektif dan akuntabel,” tegasnya.

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua menggelar Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, Kamis (5/3). Adapun Gubernur dan Wakil Gubernur Papua telah merumuskan pula sejumlah program unggulan yang menjadi prioritas bersama yang akan memberikan dampak cepat dan langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya meliputi Program Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil). Program Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas) dan Program Kartu JALAN (Jaminan Sosial Lansia). Program modernisasi sarana dan prasarana perdagangan, Program peningkatan konektivitas antarwilayah.

Lalu ada program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan penataan kawasan permukiman.

“Keseluruhan program unggulan tersebut merupakan instrumen konkret untuk memastikan bahwa visi pembangunan tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan terimplementasi dalam kebijakan dan pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” kata gubernur, saat Musrembang RPJMD Tahun 2025-2029, Kamis (5/3).

Baca Juga :  Rp 3,2 T Untuk Belanja Barang dan Jasa Dalam Negeri

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan harus disusun dengan berbasis pada data yang akurat, selaras dengan kebijakan nasional, serta terintegrasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Tidak boleh terdapat program yang tidak terukur, tidak berdampak, atau tidak sinkron antar level pemerintahan. Setiap tujuan harus memiliki indikator yang jelas, setiap sasaran harus realistis, dan setiap strategi harus dapat dilaksanakan secara efektif dan akuntabel,” tegasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya