JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kembali memfasilitasi sebanyak 54 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan penguatan karakter di lingkungan militer.
Program pembinaan tersebut dilaksanakan pada 4–6 Maret 2026 di Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial, terutama penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Dalam sambutannya, Abdul Majid menegaskan bahwa program penguatan karakter tersebut merupakan langkah rehabilitatif sekaligus preventif yang dilakukan pemerintah untuk membentuk kembali jati diri generasi muda di Kota Jayapura.
“Sebagai orang tua dan juga pemerintah, saya berpesan agar para siswa menjauhi narkoba sebagai musuh bersama yang dapat merusak fisik, jiwa, dan masa depan. Disiplinlah dalam belajar, hormati guru dan orang tua, serta tumbuhkan semangat nasionalisme dengan mencintai Papua dan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari narkoba dan kenakalan remaja membutuhkan kerja sama semua pihak. Menurutnya, guru dan orang tua memiliki peran penting sebagai teladan dalam membentuk karakter anak.
“Pendidikan karakter bukan hanya tugas sekolah. Peran keluarga dan masyarakat sangat menentukan. Sinergi antara sekolah, rumah, dan pemerintah sangat diperlukan agar nilai-nilai Pancasila dan karakter kebangsaan benar-benar hidup dalam perilaku anak-anak kita,” tambahnya.
Sebanyak 54 siswa dari berbagai SMA dan SMK di Kota Jayapura mengikuti kegiatan ini dengan sistem karantina dan menginap selama tiga hari di lokasi pembinaan. Selama mengikuti program tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari wawasan kebangsaan, kedisiplinan, pembentukan mental dan spiritual, hingga motivasi untuk membangun kepribadian yang kuat dan berakhlak baik.