alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, June 21, 2022

Polda Papua Peringkat Lima Kasus Curanmor, Intensifkan Razia

Anggota Lalulintas Polda Papua saat melakukan razia yang ditingkatkan berlokasi di Pos PJR Vihara, Senin (6/1). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Ditemukan Data Beberapa Kendaraan Roda Empat Asli Tapi Palsu 

JAYAPURA- Mendindaklanjuti arahan Kapolda Papua Irjen Pol Pulus Waterpauw pada apel  pergantian malam tahun baru, (31/1). Satuan Lalulintas Polda Papua melalukan razia yang ditingkatkan berlokasi di Pos PJR Vihara, Senin (6/1).

Razia yang ditingkatkan oleh anggota Direktorat Lalulintas sebagaimana Polda Papua merupakan peringkat kelima tertinggi angka pencuriaan kendaraan bermotor dari seluruh Polda yang ada di Indonesia.

Hari pertama razia ditahun 2020, hasil penindakan  tilang  sebanyak 20 tilang. Dengan barang bukti sebanyak 14 unit kendaraan terdiri dari 6 unit kendaraan roda 4 dan 8 unit kendaraan roda dua. STNK 3 unit dan SIM 3 unit.

Kasat PJR Ditlantas Polda Papua, Kompol Marthen W Asmuruf menyampa razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat sebagaimana penekanan dari Kapolda agar melakukan razia  untuk mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor.

Baca Juga :  BPN Kota Jayapura Serahkan Sertifikat bagi 240 Warga Koya Barat

“Sasaran kami kendaraan roda dua yang terindikasi curian dan roda 4 yang indikasi menggunakan surat surat palsu,” ucap Asmuruf kepada Cenderawasih Pos, Senin (6/1).

Ia mengharapkan, razia tersebut dapat mengungkap kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jayapura.

Diakuinya bawa telah ditemukan di Papua beberapa  kendaraan roda 4 yang data-datanya asli tapi palsu seperti STNK dan BPKB, diprediksi di wilayah Papua sudah marak kendaraan seperti itu. “Apabila kami temukan di lapangan, kami mencatat identitasnya dan kita melakukan penilangan dan  hasil sitaan itu akan kami serahkan ke reskrim untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

 Dengan melibatkan sekitar 20 personel saat razia, ia berharap para pengemudi kendaraan roda empat ataupun roda dua sadar akan rambu-rambu lalulitas di jalan raya. “Kami juga masih menemukan beberapa pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, saya harap mereka ini dapat berubah dan sadar demi keselamatan diri mereka sendiri,” pungkasnya. (fia/wen)

Baca Juga :  Mayoritas Gaji Dosen di Indonesia di Bawah UMR
Anggota Lalulintas Polda Papua saat melakukan razia yang ditingkatkan berlokasi di Pos PJR Vihara, Senin (6/1). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Ditemukan Data Beberapa Kendaraan Roda Empat Asli Tapi Palsu 

JAYAPURA- Mendindaklanjuti arahan Kapolda Papua Irjen Pol Pulus Waterpauw pada apel  pergantian malam tahun baru, (31/1). Satuan Lalulintas Polda Papua melalukan razia yang ditingkatkan berlokasi di Pos PJR Vihara, Senin (6/1).

Razia yang ditingkatkan oleh anggota Direktorat Lalulintas sebagaimana Polda Papua merupakan peringkat kelima tertinggi angka pencuriaan kendaraan bermotor dari seluruh Polda yang ada di Indonesia.

Hari pertama razia ditahun 2020, hasil penindakan  tilang  sebanyak 20 tilang. Dengan barang bukti sebanyak 14 unit kendaraan terdiri dari 6 unit kendaraan roda 4 dan 8 unit kendaraan roda dua. STNK 3 unit dan SIM 3 unit.

Kasat PJR Ditlantas Polda Papua, Kompol Marthen W Asmuruf menyampa razia terhadap kendaraan roda dua dan roda empat sebagaimana penekanan dari Kapolda agar melakukan razia  untuk mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Mayoritas Gaji Dosen di Indonesia di Bawah UMR

“Sasaran kami kendaraan roda dua yang terindikasi curian dan roda 4 yang indikasi menggunakan surat surat palsu,” ucap Asmuruf kepada Cenderawasih Pos, Senin (6/1).

Ia mengharapkan, razia tersebut dapat mengungkap kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jayapura.

Diakuinya bawa telah ditemukan di Papua beberapa  kendaraan roda 4 yang data-datanya asli tapi palsu seperti STNK dan BPKB, diprediksi di wilayah Papua sudah marak kendaraan seperti itu. “Apabila kami temukan di lapangan, kami mencatat identitasnya dan kita melakukan penilangan dan  hasil sitaan itu akan kami serahkan ke reskrim untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

 Dengan melibatkan sekitar 20 personel saat razia, ia berharap para pengemudi kendaraan roda empat ataupun roda dua sadar akan rambu-rambu lalulitas di jalan raya. “Kami juga masih menemukan beberapa pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, saya harap mereka ini dapat berubah dan sadar demi keselamatan diri mereka sendiri,” pungkasnya. (fia/wen)

Baca Juga :  Bantu Tingkatkan Kompetensi Guru

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/