JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa turnamen Esport Free Fire yang digelar dalam rangka HUT ke-116 Kota Jayapura bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda.
“Esport membangun kreativitas, karakter, dan sportivitas. Kami ingin melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Jayapura di cabang olahraga Esport ke depannya,” ujar Abisai Rollo saat membuka secara resmi Turnamen Free Fire di halaman GOR Waringin, Kota Raja, Selasa (3/3).
Menurutnya, turnamen ini juga menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Jayapura dalam menekan kenakalan remaja sekaligus memperkuat hubungan positif antara pemerintah dan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak muda kita diarahkan pada kegiatan yang positif, kompetitif, dan membangun,” jelasnya.
Turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas kompetisi Esport di Kota Jayapura, baik dari sisi teknik permainan maupun pengembangan kemampuan atlet.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan Kota Jayapura mampu memiliki atlet-atlet Esports yang unggul dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Kadispora Kota, Bobby J.E Awi yang juga selaku Koordinator Seksi Lomba HUT Kota Jayapura menjelaskan, Esport Free Fire, ketika dikelola dengan benar, dapat menjadi ajang positif bagi generasi muda untuk mengarahkan energi dan waktu mereka, sekaligus meminimalisir pengaruh negatif perkembangan teknologi seperti adiksi, perilaku antisosial, atau dampak buruk internet.
“Esport mengajarkan disiplin, manajemen waktu, dan profesionalisme. Ini memberikan wadah bagi anak muda untuk berkarir, seperti menjadi pro player, caster, atau coach,” jelasnya.