Wednesday, January 7, 2026
25.9 C
Jayapura

Skow Mabo Fokus Buka Lahan dan Jalan Produksi

JAYAPURA – Pemerintah Kampung Skow Mabo menetapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan sepanjang tahun 2026.  Program-program tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung.

  Kepala Kampung Skow Mabo, Hanok R. Mallo, menjelaskan bahwa prioritas utama tahun ini meliputi pembukaan lahan produksi, pembangunan jalan ekonomi atau jalan produksi, pembukaan kebun keluarga, serta sejumlah program pendukung lainnya.

  “Untuk kebun keluarga, kita targetkan setiap keluarga memiliki kebun produksi sendiri. Tanaman yang dikembangkan antara lain sayur-sayuran, pinang, dan komoditas lain yang bernilai ekonomi,” ujar Hanok kepada Cepos, Jumat (2/1).

  Menurutnya, program kebun keluarga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menambah penghasilan masyarakat. Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian pemerintah kampung.

Baca Juga :  Omzet Belum Kembali Normal,  Masih Rasa Was-Was

  “Pembangunan jalan produksi sangat penting untuk membuka akses ekonomi warga, terutama untuk mengangkut hasil kebun dan hasil produksi masyarakat,” jelasnya.

  Di bidang perumahan, Pemerintah Kampung Skow Mabo juga terus berupaya meningkatkan jumlah rumah layak huni bagi warga.

  Pada tahun 2025 lalu, pihaknya telah membangun empat unit rumah layak huni yang bersumber dari dana Alokasi Dana Kampung (ADK), ditambah dua unit bantuan dari Pemerintah Kota Jayapura saat Wali Kota melakukan kunjungan ke kampung.

JAYAPURA – Pemerintah Kampung Skow Mabo menetapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan sepanjang tahun 2026.  Program-program tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung.

  Kepala Kampung Skow Mabo, Hanok R. Mallo, menjelaskan bahwa prioritas utama tahun ini meliputi pembukaan lahan produksi, pembangunan jalan ekonomi atau jalan produksi, pembukaan kebun keluarga, serta sejumlah program pendukung lainnya.

  “Untuk kebun keluarga, kita targetkan setiap keluarga memiliki kebun produksi sendiri. Tanaman yang dikembangkan antara lain sayur-sayuran, pinang, dan komoditas lain yang bernilai ekonomi,” ujar Hanok kepada Cepos, Jumat (2/1).

  Menurutnya, program kebun keluarga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menambah penghasilan masyarakat. Selain sektor pertanian, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian pemerintah kampung.

Baca Juga :  Pembangunan Ruas Jalan Utama Koya Diusulkan ke Kementerian

  “Pembangunan jalan produksi sangat penting untuk membuka akses ekonomi warga, terutama untuk mengangkut hasil kebun dan hasil produksi masyarakat,” jelasnya.

  Di bidang perumahan, Pemerintah Kampung Skow Mabo juga terus berupaya meningkatkan jumlah rumah layak huni bagi warga.

  Pada tahun 2025 lalu, pihaknya telah membangun empat unit rumah layak huni yang bersumber dari dana Alokasi Dana Kampung (ADK), ditambah dua unit bantuan dari Pemerintah Kota Jayapura saat Wali Kota melakukan kunjungan ke kampung.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya