Tuesday, January 13, 2026
27.5 C
Jayapura

Pemerintah Jepang Akan Pulangkan Tulang Belulang Tentaranya

Di Jayapura Lebih dari 1000 Tentara Jepang yang Gugur

JAYAPURA– Delegasi pemerintah Jepang akhirnya mendatangi Kota Jayapura sebagai tindak lanjut kerjasama pemulangan tulang belulang tentara Jepang yang masih terkubur di Papua tepatnya di wilayah kota Jayapura.

Dalam kunjungan kali ini delegasi pemerintahan Jepang ini diwakili oleh Kementerian Kesehatan dan tenaga kerja Jepang dan juga beberapa warga yang merupakan keturunan dari para tentara Jepang yang gugur di medan pertempuran di wilayah Papua.

Kepala Departemen Operasi ke-3 Indonesia, Fumihiko Matsumoto menjelaskan, kedatangan mereka ke Pemkot Jayapura untuk melanjutkan kerjasama antara Indonesia dan pemerintah Jepang terkait dengan kerangka-kerangka atau tulang-belulang tentara Jepang yang gugur dalam perang melawan Sekutu di tanah Papua.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Terancam tidak Lanjutkan Pendidikan Tahun ini

Karena itu pihaknya meminta agar apabila masyarakat menemukan ada indikasi tulang belulang atau bekas makam tentara Jepang supaya diinformasikan ke pemerintah daerah provinsi dan melalui pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah Jepang untuk dilakukan penelitian terutama mengecek DNA untuk memastikan Apakah tulang-tulang tersebut benar-benar milik tentara Jepang atau bukan.

“Jadi tidak usah disentuh kalau ketemu tulang berulang manusia terutama kalau ada indikasi bahwa itu bekas makan tentara Jepang supaya lapor saja ke pemerintah,”kata Fumihiko Matsumoto kepada wartawan  Kamis (1/8) kemarin.

Dari data yang ada dan saat ini dipegang oleh pihak pemerintah Jepang jumlah tentara Jepang yang telah gugur di medan perang di wilayah kota Jayapura sebanyak lebih dari 1000 orang.  “Dari data kami, di Jayapura ada 1230-an  tentara yang gugur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sohilait Apresiasi Peran Petani Bantu Jaga Inflasi

Di Jayapura Lebih dari 1000 Tentara Jepang yang Gugur

JAYAPURA– Delegasi pemerintah Jepang akhirnya mendatangi Kota Jayapura sebagai tindak lanjut kerjasama pemulangan tulang belulang tentara Jepang yang masih terkubur di Papua tepatnya di wilayah kota Jayapura.

Dalam kunjungan kali ini delegasi pemerintahan Jepang ini diwakili oleh Kementerian Kesehatan dan tenaga kerja Jepang dan juga beberapa warga yang merupakan keturunan dari para tentara Jepang yang gugur di medan pertempuran di wilayah Papua.

Kepala Departemen Operasi ke-3 Indonesia, Fumihiko Matsumoto menjelaskan, kedatangan mereka ke Pemkot Jayapura untuk melanjutkan kerjasama antara Indonesia dan pemerintah Jepang terkait dengan kerangka-kerangka atau tulang-belulang tentara Jepang yang gugur dalam perang melawan Sekutu di tanah Papua.

Baca Juga :  Polemik UN, Masih Dikaji dan Belum Bisa Tahun Ini

Karena itu pihaknya meminta agar apabila masyarakat menemukan ada indikasi tulang belulang atau bekas makam tentara Jepang supaya diinformasikan ke pemerintah daerah provinsi dan melalui pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah Jepang untuk dilakukan penelitian terutama mengecek DNA untuk memastikan Apakah tulang-tulang tersebut benar-benar milik tentara Jepang atau bukan.

“Jadi tidak usah disentuh kalau ketemu tulang berulang manusia terutama kalau ada indikasi bahwa itu bekas makan tentara Jepang supaya lapor saja ke pemerintah,”kata Fumihiko Matsumoto kepada wartawan  Kamis (1/8) kemarin.

Dari data yang ada dan saat ini dipegang oleh pihak pemerintah Jepang jumlah tentara Jepang yang telah gugur di medan perang di wilayah kota Jayapura sebanyak lebih dari 1000 orang.  “Dari data kami, di Jayapura ada 1230-an  tentara yang gugur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Terancam tidak Lanjutkan Pendidikan Tahun ini

Berita Terbaru

Artikel Lainnya