Wednesday, February 4, 2026
26.6 C
Jayapura

Tawuran Antar Pelajar Perlu Perhatian Serius

JAYAPURA – Aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di Jalan Raya Abepura, Kotaraja pada, Jumat (30/1) menjadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat. Sebab, sekolah yang seharusnya menjadi tempat mendidik dan membina karakter anak, ternyata masih ada yang melakukan aksi pengerusakan dan kekerasan sesama pelajar, layaknya seorang preman.

Aksi tawuran yang terjadi di Kotaraja, Jumat (30/1) pekan kemarin antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Jayapura dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) YPPK Taruna Dharma. Dimana segerombolan pelajar melalukan aksi saling serang dengan mengunakan batu, dan lainnya.

Ketua Komisi D DPR Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, mengaku menyesalkan aksi tawuran yang yang dilakukan oleh sekelompok pelajar itu. Dirinya merasa prihatin dengan hal tersebut.

Baca Juga :  PPI Hamadi Dikelola Provinsi, TPI Hamadi Dikelola Kota Jayapura

“Saya prihatin mendengar kabar tersebut,” ujar Ketua Komisi D, DPR Kota Jayapura itu kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/2).

Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan edukasi anti-tawuran terhadap anak-anaknya. Selain itu, pihaknya juga berharap kepada lapisan masyarakat untuk sama-sama mengawasi perilaku tidak terpuji dari para remaja terutama siswa agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Dari kami sendiri komisi D yang mana membidangi pendidikan, menghimbau kepada kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi anti-tawuran,” himbauan Deli untuk orang tua.

Lebih lanjut, ketua komisi D itu menegaskan bahwa, DPR Kota Jayapura tidak memberikan toleransi bagi mereka yang melakukan aksi tawuran. Hal ini ia tegaskan agar terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan damai. “Semoga keja

Baca Juga :  PLN Gerak Cepat Pulihkan Suplai Listrik Pasca Cuaca Ekstrem

JAYAPURA – Aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di Jalan Raya Abepura, Kotaraja pada, Jumat (30/1) menjadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat. Sebab, sekolah yang seharusnya menjadi tempat mendidik dan membina karakter anak, ternyata masih ada yang melakukan aksi pengerusakan dan kekerasan sesama pelajar, layaknya seorang preman.

Aksi tawuran yang terjadi di Kotaraja, Jumat (30/1) pekan kemarin antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Jayapura dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) YPPK Taruna Dharma. Dimana segerombolan pelajar melalukan aksi saling serang dengan mengunakan batu, dan lainnya.

Ketua Komisi D DPR Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, mengaku menyesalkan aksi tawuran yang yang dilakukan oleh sekelompok pelajar itu. Dirinya merasa prihatin dengan hal tersebut.

Baca Juga :  Ucapan Selamat Disarankan Tak Lagi Gunakan Krans Bunga

“Saya prihatin mendengar kabar tersebut,” ujar Ketua Komisi D, DPR Kota Jayapura itu kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/2).

Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan edukasi anti-tawuran terhadap anak-anaknya. Selain itu, pihaknya juga berharap kepada lapisan masyarakat untuk sama-sama mengawasi perilaku tidak terpuji dari para remaja terutama siswa agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Dari kami sendiri komisi D yang mana membidangi pendidikan, menghimbau kepada kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi anti-tawuran,” himbauan Deli untuk orang tua.

Lebih lanjut, ketua komisi D itu menegaskan bahwa, DPR Kota Jayapura tidak memberikan toleransi bagi mereka yang melakukan aksi tawuran. Hal ini ia tegaskan agar terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan damai. “Semoga keja

Baca Juga :  Jangan Ada Aksi Demo Lagi di Puncak HUT RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya