Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa, menyebut serapan anggaran secara keseluruhan kini baru mencapai 30 persen. “Sekitar satu triliun delapan ratus sekian kalau diuangkan,” ungkap Marthen.
Marthen juga mengakui bahwa penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu tentu akan sangat berengaruh terhadap serapan anggaran pada APBD induk.
Namun demikian, meski serapan anggaran yang masih tidak berjalan dengan baik seperti tahun sebelumnya, namun Marthen optimis bahwa dalam tahun ini dapat mencapai 90 persen.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos