Kapolsek Jamin Proses Hukum Akan Tetap Dijalankan
MIMIKA — Ratusan warga menyerang Markas Komando Polsek Mimika Timur di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Jumat (23/10).
Peristiwa bermula saat Kepala Kampung Tipuka, Polce Muka, melintas di depan Puskesmas Mapurujaya. Ia melihat seorang pria berinisial LFD (28) sedang memalang mobil Avanza dengan sebilah parang. Pelaku diduga kuat sedang terpengaruh alkohol.
Niat korban menegur aksi berbahaya tersebut justru direspons dengan amarah. Pelaku langsung mengayunkan parangnya ke arah kepala korban. Polce berusaha menangkis tebasan itu, yang mengakibatkan tangan kanannya mengalami luka sayat parah.
Melihat kejadian tersebut, seorang warga berinisial MM mencoba melerai. Namun, ia justru turut menjadi korban pembacokan hingga mengalami luka sayat serius di tangan kiri. MM segera dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah dilerai oleh rekan pelaku, Polce langsung melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Mimika Timur. Merespons laporan warga, aparat bergerak cepat mengamankan LFD. Untuk mengantisipasi amukan keluarga korban, polisi memindahkan pelaku ke Polsek Mimika Baru.
Namun, tak lama berselang, sekitar 100-an orang dari pihak keluarga korban mendatangi Mako Polsek Mimika Timur dengan membawa senjata tajam dan ketapel. Massa menuntut keberadaan pelaku.
Kapolsek Jamin Proses Hukum Akan Tetap Dijalankan
MIMIKA — Ratusan warga menyerang Markas Komando Polsek Mimika Timur di Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Jumat (23/10).
Peristiwa bermula saat Kepala Kampung Tipuka, Polce Muka, melintas di depan Puskesmas Mapurujaya. Ia melihat seorang pria berinisial LFD (28) sedang memalang mobil Avanza dengan sebilah parang. Pelaku diduga kuat sedang terpengaruh alkohol.
Niat korban menegur aksi berbahaya tersebut justru direspons dengan amarah. Pelaku langsung mengayunkan parangnya ke arah kepala korban. Polce berusaha menangkis tebasan itu, yang mengakibatkan tangan kanannya mengalami luka sayat parah.
Melihat kejadian tersebut, seorang warga berinisial MM mencoba melerai. Namun, ia justru turut menjadi korban pembacokan hingga mengalami luka sayat serius di tangan kiri. MM segera dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah dilerai oleh rekan pelaku, Polce langsung melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Mimika Timur. Merespons laporan warga, aparat bergerak cepat mengamankan LFD. Untuk mengantisipasi amukan keluarga korban, polisi memindahkan pelaku ke Polsek Mimika Baru.
Namun, tak lama berselang, sekitar 100-an orang dari pihak keluarga korban mendatangi Mako Polsek Mimika Timur dengan membawa senjata tajam dan ketapel. Massa menuntut keberadaan pelaku.