MIMIKA – Pemerintah Distrik Wania, di bawah kepemimpinan Kepala Distrik Merlyn Temorubun, terus mendorong inovasi kewilayahan guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan mandiri.
Salah satu terobosan terbaru yang akan segera diperkenalkan adalah “Gerakan Infaq Sampah Mimika”. Program dengan tagline “Dari Sampah Menjadi Berkah” ini lahir dari inisiatif kolaboratif antara masyarakat setempat dengan pengurus Masjid Baiturrahman, SP 4, Distrik Wania.
Inovasi ini dirancang untuk mengedukasi warga agar mengelola sampah plastik, khususnya botol bekas, sebagai instrumen infaq sosial alih-alih membuangnya sembarangan.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, memberikan apresiasi tinggi terhadap ide yang muncul dari aspirasi akar rumput tersebut. Ia menilai pendekatan berbasis komunitas ini akan jauh lebih berkelanjutan.
“Kita senang karena inisiatif datang dari masy jadi sifatnya bottom up. Saya prediksi, ini bakal lebih efektif dalam menunjang bank sampah di kelurahan dan kampung,” kata Merlyn melalui pesan tertulis, Senin (9/3) malam.
Secara teknis, melalui gerakan ini warga diimbau untuk mengumpulkan botol plastik dari rumah dan memasukkannya ke wadah khusus “Infaq Sampah” yang disediakan di area rumah ibadah.
Sampah yang terkumpul kemudian akan dikelola secara produktif, di mana hasil penjualannya dialokasikan sepenuhnya untuk kegiatan sosial dan kemaslahatan umat.
Merlyn menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi edukasi untuk mengubah perilaku masyarakat secara perlahan melalui pendekatan religi.