Friday, November 22, 2024
25.7 C
Jayapura

Layanan Pemerintahan di Distrik Mimika Barat Jauh Lumpuh

Kapolsek Mimika Barat Sebut Dua Bulan Tak Ada Penerbangan

MIMIKA – Kapolsek Mimika Barat Jauh Ipda Muhammad Yani mengatakan bahwa layanan pemerintahan kepada masyarakat di Distrik Mimika Barat Jauh lumpuh akibat dua bulan terakhir tidak ada penerbangan.

Hal ini diungkapkan Ipda Yani lantaran penerbangan rute Timika – Potowaiburu justru tak pernah ada dalam 2 bulan terakhir.

Padahal, menurutnya penerbangan itu sangat membantu pelayanan publik untuk mobilitas tenaga medis, tenaga pengajar, termasuk aparat dan juga masyarakat yang beraktivitas ke Potowayburu – Timika atau sebaliknya.

“Pilot (katanya-red) tidak mau mengambil risiko karena di ujung landasan terdapat pohon-pohon menjulang tinggi yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan,” kata Yani, Rabu (9/10) kemarin.

Baca Juga :  Tiga Pemilik Obat Dextro di Mimika Dibekuk Polisi

“Masalah pohon yang tinggi kami sudah coba (menebang), kami juga sudah turun ke lapangan tetapi (kami) tidak menemukan pohon yang disebut tinggi itu,” ungkapnya menambahkan.

Ipda Yani melanjutkan, pihaknya dengan pemerintah distrik sudah berupaya melakukan peninjauan dan membicarakan masalah itu termasuk koordinasi dengan Dinas Perhubungan.

Ipda Yani menyebutkan, satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan Timika – Potowayburu adalah Asian One Air.

Jadwal penerbangannya untuk rute tersebut berlangsung satu kali dalam seminggu, yakni di setiap awal pekan atau hari Senin.

“Kami berharap sebelum pelaksanaan Pilkada, penerbangan bisa jalan kembali,” pungkasnya.(mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Polres Mimika Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Kapolsek Mimika Barat Sebut Dua Bulan Tak Ada Penerbangan

MIMIKA – Kapolsek Mimika Barat Jauh Ipda Muhammad Yani mengatakan bahwa layanan pemerintahan kepada masyarakat di Distrik Mimika Barat Jauh lumpuh akibat dua bulan terakhir tidak ada penerbangan.

Hal ini diungkapkan Ipda Yani lantaran penerbangan rute Timika – Potowaiburu justru tak pernah ada dalam 2 bulan terakhir.

Padahal, menurutnya penerbangan itu sangat membantu pelayanan publik untuk mobilitas tenaga medis, tenaga pengajar, termasuk aparat dan juga masyarakat yang beraktivitas ke Potowayburu – Timika atau sebaliknya.

“Pilot (katanya-red) tidak mau mengambil risiko karena di ujung landasan terdapat pohon-pohon menjulang tinggi yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan,” kata Yani, Rabu (9/10) kemarin.

Baca Juga :  Soal Seleksi DPRK, Kata Kaban Kesbangpol Masih Menunggu Petunjuk 

“Masalah pohon yang tinggi kami sudah coba (menebang), kami juga sudah turun ke lapangan tetapi (kami) tidak menemukan pohon yang disebut tinggi itu,” ungkapnya menambahkan.

Ipda Yani melanjutkan, pihaknya dengan pemerintah distrik sudah berupaya melakukan peninjauan dan membicarakan masalah itu termasuk koordinasi dengan Dinas Perhubungan.

Ipda Yani menyebutkan, satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan Timika – Potowayburu adalah Asian One Air.

Jadwal penerbangannya untuk rute tersebut berlangsung satu kali dalam seminggu, yakni di setiap awal pekan atau hari Senin.

“Kami berharap sebelum pelaksanaan Pilkada, penerbangan bisa jalan kembali,” pungkasnya.(mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Freeport Berbagi Praktik Baik Upaya Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya