Tuesday, February 17, 2026
25.5 C
Jayapura

Cegah HIV/AIDS Perlu Kolaborasi Semua PIhak

SENTANI– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr Anton Tony Mote mengungkapkan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura memang memang cukup tinggi, hal ini tentu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura untuk bagaimana bisa melakukan mitigasi pencegahan penyebarannya, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak terkena virus tersebut.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura juga terus melakukan proteksi kepada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dengan terus memberikan penguatan dan pengobatan supaya imunitas tubuh mereka tetap terjaga dengan baik.

“Dalam penangan HIV Aids, kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh kerjasama dengan semua pihak untuk melakukan kolaborasi bersama baik dengan relawan, yayasan, ormas, lembaga keagamaan maupun stakeholder lainnya,”katanya, Kamis (25/9)

Baca Juga :  BPBD Jayapura Ingatkan Warga Tetap Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem

Dijelaskan, di Kabupaten Jayapura dalam hal penanggulangan pencegahan HIV AIDS di masih lambat. “Kita bisa lihat angka kematian cukup tren di Kabupaten Jayapura cukup tinggi, dari segi umur usia produktif ini cukup berat untuk kita mapping, kalau di provinsi kita masih punya beberapa mitra yakni KPA sehingga kita lebih ringan,”ungkap dr Anton yang juga sebagai Ketua KPA Provinsi Papua.

SENTANI– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura dr Anton Tony Mote mengungkapkan, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jayapura memang memang cukup tinggi, hal ini tentu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura untuk bagaimana bisa melakukan mitigasi pencegahan penyebarannya, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak terkena virus tersebut.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura juga terus melakukan proteksi kepada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dengan terus memberikan penguatan dan pengobatan supaya imunitas tubuh mereka tetap terjaga dengan baik.

“Dalam penangan HIV Aids, kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh kerjasama dengan semua pihak untuk melakukan kolaborasi bersama baik dengan relawan, yayasan, ormas, lembaga keagamaan maupun stakeholder lainnya,”katanya, Kamis (25/9)

Baca Juga :  Pasar Murah, Pemkab Berikan Subsidi Sejumlah Bapok

Dijelaskan, di Kabupaten Jayapura dalam hal penanggulangan pencegahan HIV AIDS di masih lambat. “Kita bisa lihat angka kematian cukup tren di Kabupaten Jayapura cukup tinggi, dari segi umur usia produktif ini cukup berat untuk kita mapping, kalau di provinsi kita masih punya beberapa mitra yakni KPA sehingga kita lebih ringan,”ungkap dr Anton yang juga sebagai Ketua KPA Provinsi Papua.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya