Pemerintah Siapkan 800 Tanaman Sagu di Jalan Alternatif

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura pada tahun ini akan melakukan penanaman kembali 800 pohon sagu di kawasan jalan alternatif  Nendali Yabaso.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura,  Dodi Sambodo Samyana mengatakan, 800 anakan sagu yang akan ditanam di jalan alternatif itu merupakan program mengganti tanaman sagu yang sudah ditebang pada saat pembukaan ruas jalan alternatif tersebut.

“Ini untuk mengganti tanaman sagu yang sudah kita tebang selama proses pembangunan ruas jalan alternatif,”ujarnya.

Selain program penanaman kembali pohon sagu yang sudah ditebang, pihaknya juga akan melakukan penataan sejumlah daerah potensi sagu yang ada di wilayah Kota Sentani dan Distrik Waibu.  Penataan ini dilakukan oleh pemerintah untuk peningkatan produksi sagu di Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  700 Personel Gabungan Amankan Kalender Kamtibmas

“Untuk penataan ini kita sedang proses.  Sekarang kita sedang memetakan wilayah,  yang jelas kita dikasih seluas 100 hektar,” kata Dodi.

Program penataan ini dibiayai dari dana APBN melalui pemerintah Provinsi Papua.  Program penataan ini memang sangat perlu dilakukan,  untuk menjaga kualitas produksi sagu di Sentani.

Program penataan hutan sagu ini dipastikan dilaksanakan tahun ini,  namun pihaknya juga masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut, sehingga ketika program ini benar-benar dilaksanakan nantinya mendapatkan dukungan dari masyarakat pemilik ulayat.

“Kita dan masyarakat setuju jalankan program ini. Kemudian penentuan koordinat-koordinat nya sedang diupayakan. Jadi sepakat dulu,”ujarnya.(roy/ary)

Baca Juga :  Dua Nelayan Hilang di Laut Depapre dan Demta

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura pada tahun ini akan melakukan penanaman kembali 800 pohon sagu di kawasan jalan alternatif  Nendali Yabaso.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura,  Dodi Sambodo Samyana mengatakan, 800 anakan sagu yang akan ditanam di jalan alternatif itu merupakan program mengganti tanaman sagu yang sudah ditebang pada saat pembukaan ruas jalan alternatif tersebut.

“Ini untuk mengganti tanaman sagu yang sudah kita tebang selama proses pembangunan ruas jalan alternatif,”ujarnya.

Selain program penanaman kembali pohon sagu yang sudah ditebang, pihaknya juga akan melakukan penataan sejumlah daerah potensi sagu yang ada di wilayah Kota Sentani dan Distrik Waibu.  Penataan ini dilakukan oleh pemerintah untuk peningkatan produksi sagu di Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  Dua Tahun ke Depan, Fokus Program Membangun Distrik

“Untuk penataan ini kita sedang proses.  Sekarang kita sedang memetakan wilayah,  yang jelas kita dikasih seluas 100 hektar,” kata Dodi.

Program penataan ini dibiayai dari dana APBN melalui pemerintah Provinsi Papua.  Program penataan ini memang sangat perlu dilakukan,  untuk menjaga kualitas produksi sagu di Sentani.

Program penataan hutan sagu ini dipastikan dilaksanakan tahun ini,  namun pihaknya juga masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut, sehingga ketika program ini benar-benar dilaksanakan nantinya mendapatkan dukungan dari masyarakat pemilik ulayat.

“Kita dan masyarakat setuju jalankan program ini. Kemudian penentuan koordinat-koordinat nya sedang diupayakan. Jadi sepakat dulu,”ujarnya.(roy/ary)

Baca Juga :  Festival Baku Timba di Sentani Rencana Agustus

Berita Terbaru

Artikel Lainnya