alexametrics
25.7 C
Jayapura
Sunday, May 22, 2022

Pelantikan Kepala Kampung Hobong Tunggu Hasil Penyidikan Polisi

Erol Y. Daisiu (FOTO: Robert Mboik Cepos)

Pelantikan Kepala Kampung Hobong Tunggu Hasil Penyidikan Polisi

SENTANI-Hingga saat ini, proses pelantikan kepala kampung terpilih di Kampung Hobong, Distrik Sentani belum dilakukan, mengingat kepala kampung terpilih  Abraham Kabei, dilaporkan ke polisi karena diduga palsukan ijazah. 

Sekadar diketahui, dari hasil pemilihan kepala Kampung Hobong, suara terbanyak diraih oleh Abraham Kabei,  namun  calon lain atas nama Syors Sokoi yang kalah dalam pemilihan kepala kampung tersebut justru melaporkan Abraham Kabei ke polisi karena alasan pemalsuan ijzah. 

“Sampai saat ini pelantikan kepala Kampung Honong memang belum dilakukan karena kita masih menunggu hasil penyidikan polisi,” kata Kepala Distrik Sentani, Eroll Daisiu ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (27/5).

Baca Juga :  Retribusi Sampah Mulai Sumbang PAD

Sehubungan dengan itu, pihak distrik sejauh ini sudah membangun koordinasi dengan pihak pemerintah daerah. Bahkan koordinasi itu selain secara lisan juga dilakukan secara tertulis. Sesuai arahan dari Bupati Jayapura, diarahkan supaya tetap menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian.  

Selain itu, pihakya juga sudah berkoordinasi dengan pihak  Polres Jayapura.  Dimana pihak kepolisian menjelaskan, kasus itu masih dilakukan penyidikan. 

Keputusan untuk melantik dan mengangkat kepala kampung, pihak kepolisian tetap melimpahkan itu kepada pemerintah daerah. 

“Pak bupati sudah sampaikan ke saya ya, kita menunggu hasil penyidikan dari Polres,” bebernya. 

Untuk menjalankan roda pemerintahan di tingkat kampung, pihaknya telah mengangkat penjabat kepala kampung di kampung itu, sehingga segala urusan yang berkaitan dengan pemerintahan kampung tetap bisa berjalan. 

Baca Juga :  Pemkab Harus Teliti Keluarkan IMB

Sedangkan untuk Kampung Yahim, pihaknya masih menunggu panitia dan Bamuskam untuk membuka kotak suara dan berita acara  hasil pemilihan dengan surat pengantar dari Bamuskam untuk ke distrik, itu semua sudah ada di dalam kotak suara yang sudah diantar ke distrik. 

“Tinggal tunggu panitia dan Bamuskmam datang dan kita buka kotak suara, selanjutnya proses dari distrik ke ke bupati untuk menerbitkan surat keputusan bupati berkaitan dengan pengangkatan kepala kampung terpilih,”tambahnya. (roy/tho)

Erol Y. Daisiu (FOTO: Robert Mboik Cepos)

Pelantikan Kepala Kampung Hobong Tunggu Hasil Penyidikan Polisi

SENTANI-Hingga saat ini, proses pelantikan kepala kampung terpilih di Kampung Hobong, Distrik Sentani belum dilakukan, mengingat kepala kampung terpilih  Abraham Kabei, dilaporkan ke polisi karena diduga palsukan ijazah. 

Sekadar diketahui, dari hasil pemilihan kepala Kampung Hobong, suara terbanyak diraih oleh Abraham Kabei,  namun  calon lain atas nama Syors Sokoi yang kalah dalam pemilihan kepala kampung tersebut justru melaporkan Abraham Kabei ke polisi karena alasan pemalsuan ijzah. 

“Sampai saat ini pelantikan kepala Kampung Honong memang belum dilakukan karena kita masih menunggu hasil penyidikan polisi,” kata Kepala Distrik Sentani, Eroll Daisiu ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (27/5).

Baca Juga :  Filosofofi Noken Sangat Dibutuhkan Indonesia dan Dunia

Sehubungan dengan itu, pihak distrik sejauh ini sudah membangun koordinasi dengan pihak pemerintah daerah. Bahkan koordinasi itu selain secara lisan juga dilakukan secara tertulis. Sesuai arahan dari Bupati Jayapura, diarahkan supaya tetap menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian.  

Selain itu, pihakya juga sudah berkoordinasi dengan pihak  Polres Jayapura.  Dimana pihak kepolisian menjelaskan, kasus itu masih dilakukan penyidikan. 

Keputusan untuk melantik dan mengangkat kepala kampung, pihak kepolisian tetap melimpahkan itu kepada pemerintah daerah. 

“Pak bupati sudah sampaikan ke saya ya, kita menunggu hasil penyidikan dari Polres,” bebernya. 

Untuk menjalankan roda pemerintahan di tingkat kampung, pihaknya telah mengangkat penjabat kepala kampung di kampung itu, sehingga segala urusan yang berkaitan dengan pemerintahan kampung tetap bisa berjalan. 

Baca Juga :  Syahkan 3 Perda, DPR Minta Tak jadi Produk Hukum 'Mandul'

Sedangkan untuk Kampung Yahim, pihaknya masih menunggu panitia dan Bamuskam untuk membuka kotak suara dan berita acara  hasil pemilihan dengan surat pengantar dari Bamuskam untuk ke distrik, itu semua sudah ada di dalam kotak suara yang sudah diantar ke distrik. 

“Tinggal tunggu panitia dan Bamuskmam datang dan kita buka kotak suara, selanjutnya proses dari distrik ke ke bupati untuk menerbitkan surat keputusan bupati berkaitan dengan pengangkatan kepala kampung terpilih,”tambahnya. (roy/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/