Batal Terbang, Seorang Penumpang Pertanyakan Pemotongan Uang Tiket

Salah satu penumpang yang mempertanyakan pemotongan uang tiket setelah dibatalkan terbang, Kamis (26/3).( FOTOL Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Akses penerbangan di Bandara Sentani untuk sementara dibatasi oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka upaya pencegahan masuknya virus Corona di Provinsi Papua. Kebijakan itu menyebabkan sejumlah maskapai yang melayani rute penerbangan Bandara Sentani harus mengembalikan uang  pembelian tiket  kepada penumpang. Salah satunya  maskapai Lion Air, meski begitu, uang tiket tersebut tidak kembalikan 100 persen kepada penumpang.

“Saya baru saja mengambil uang tiket, tapi dipotonng 10 persen,” kata Helga salah satu penumpang batal terbang tujuan Sorong saat ditemui wartawan di Bandara Sentani, Kamis (26/3).

Lantas dirinya mempertanyakan kebijakan pemotongan uang pembelian tiket milik penumpang tersebut. Kata dia, lain halnya apabila penumpang bersangkutan yang membatalkan penerbangan tersebut. Namun yang terjadi saat ini adalah penerbangan itu dibatalkan.”Kalau kita yang batal sendiri tidak masalah, tapi inikan dibatalkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kurangi Dampak Banjir, Drainase di Pertigaan Sosial Disedot Gunakan Mesin Alkon

Hingga berita ini ditulis, media ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak maskapai yang bersangkutan. (roy/tho)

Salah satu penumpang yang mempertanyakan pemotongan uang tiket setelah dibatalkan terbang, Kamis (26/3).( FOTOL Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Akses penerbangan di Bandara Sentani untuk sementara dibatasi oleh Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka upaya pencegahan masuknya virus Corona di Provinsi Papua. Kebijakan itu menyebabkan sejumlah maskapai yang melayani rute penerbangan Bandara Sentani harus mengembalikan uang  pembelian tiket  kepada penumpang. Salah satunya  maskapai Lion Air, meski begitu, uang tiket tersebut tidak kembalikan 100 persen kepada penumpang.

“Saya baru saja mengambil uang tiket, tapi dipotonng 10 persen,” kata Helga salah satu penumpang batal terbang tujuan Sorong saat ditemui wartawan di Bandara Sentani, Kamis (26/3).

Lantas dirinya mempertanyakan kebijakan pemotongan uang pembelian tiket milik penumpang tersebut. Kata dia, lain halnya apabila penumpang bersangkutan yang membatalkan penerbangan tersebut. Namun yang terjadi saat ini adalah penerbangan itu dibatalkan.”Kalau kita yang batal sendiri tidak masalah, tapi inikan dibatalkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Fraksi PDIP dan Golkar Tolak RUU Masyarakat Adat

Hingga berita ini ditulis, media ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak maskapai yang bersangkutan. (roy/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya