Mendesak Dilestarikan, Bahasa Daerah Sentani Mulai Punah

SENTANI-Dalam rangka mengimplementasikan perlindungan bahasa daerah di Kabupaten Jayapura, Balai Bahasa Provinsi Papua mengadakan pelatihan guru utama revitalisasi Bahasa Sentani  yang diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 20-23 Juni 2023 di salah satu hotel di Kabupaten Jayapura. Kegiatan dibuka oleh Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Jhon Wicklif Tegai.

Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Jhon Wicklif Tegai mengatakan,  kegiatan ini sangat penting karena saat ini bahasa ibu atau Bahasa Daerah Sentani sudah mulai punah dan banyak yang tidak tahu.

‘’Pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa  ini tentu kami sangat apresiasi dan berharap kegiatan ini bisa terus di dorong, dibina, diawasi, didampingi dalam pelaksanaan implementasi di lapangan. Itu sebabnya kami semangat sekali bagaimana bahasa ibu bisa menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di sektor pendidikan saja,  tapi bahasa ibu bisa dikembangkan di semua sektor lainnya bahkan di pemerintahan,’’ungkapnya.

Baca Juga :  Persoalan SMPN 1 Tunggu Perhitungan Tim Appreasial

  Di tempat yang sama, Ketua Panitia kegiatan Pelatihan Revitalisasi Bahasa Sentani, Sitti Mariati mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka implementasi perlindungan bahasa daerah di Kabupaten Jayapura, sehingga Balai Bahasa Provinsi Papua mengadakan pelatihan guru utama revitalisasi Bahasa Sentani  yang diselenggarakan mulai tanggal 20-23 Juni 2023 di Hotel Elohim, Sentani.

“Pelatihan revitalisasi Bahasa Sentani kita laksanakan mengingat penutur muda pada saat kami melakukan survei dengan mengajukan penyertaan penguasaan penutur muda, rata-rata penguasaan bahasa hanya paham tidak bisa berbicara. Sedangkan yang paham dan bisa berbicara bahasa daerah hanya sedikit.  Atas dasar inilah kami menyelenggarakan pelatihan in supaya penutur muda bisa mengajarkan bahasa daerah dan bisa digunakan untuk  komunikasi sehari-hari,’’jelasnya. (dil/ary)

Baca Juga :  Pengurus MUI Kab. Jayapura Resmi Dikukuhkan

SENTANI-Dalam rangka mengimplementasikan perlindungan bahasa daerah di Kabupaten Jayapura, Balai Bahasa Provinsi Papua mengadakan pelatihan guru utama revitalisasi Bahasa Sentani  yang diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 20-23 Juni 2023 di salah satu hotel di Kabupaten Jayapura. Kegiatan dibuka oleh Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Jhon Wicklif Tegai.

Asisten III Setda Kabupaten Jayapura Jhon Wicklif Tegai mengatakan,  kegiatan ini sangat penting karena saat ini bahasa ibu atau Bahasa Daerah Sentani sudah mulai punah dan banyak yang tidak tahu.

‘’Pelatihan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa  ini tentu kami sangat apresiasi dan berharap kegiatan ini bisa terus di dorong, dibina, diawasi, didampingi dalam pelaksanaan implementasi di lapangan. Itu sebabnya kami semangat sekali bagaimana bahasa ibu bisa menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Bukan hanya di sektor pendidikan saja,  tapi bahasa ibu bisa dikembangkan di semua sektor lainnya bahkan di pemerintahan,’’ungkapnya.

Baca Juga :  Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Aspal Terbalik

  Di tempat yang sama, Ketua Panitia kegiatan Pelatihan Revitalisasi Bahasa Sentani, Sitti Mariati mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka implementasi perlindungan bahasa daerah di Kabupaten Jayapura, sehingga Balai Bahasa Provinsi Papua mengadakan pelatihan guru utama revitalisasi Bahasa Sentani  yang diselenggarakan mulai tanggal 20-23 Juni 2023 di Hotel Elohim, Sentani.

“Pelatihan revitalisasi Bahasa Sentani kita laksanakan mengingat penutur muda pada saat kami melakukan survei dengan mengajukan penyertaan penguasaan penutur muda, rata-rata penguasaan bahasa hanya paham tidak bisa berbicara. Sedangkan yang paham dan bisa berbicara bahasa daerah hanya sedikit.  Atas dasar inilah kami menyelenggarakan pelatihan in supaya penutur muda bisa mengajarkan bahasa daerah dan bisa digunakan untuk  komunikasi sehari-hari,’’jelasnya. (dil/ary)

Baca Juga :  Pasca Lebaran, Harga Cabai Masih Rp 150 ribu/Kg

Berita Terbaru

Artikel Lainnya