Tuesday, March 17, 2026
25.9 C
Jayapura

Dorong Potensi Pariwisata, Pemkab Jayapura Bangun Ruas Jalan Demta-Tarfia

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura pada tahun 2026 membangun sejumlah infrastruktur jalan, di antaranya jalan menuju Kampung Omon serta ruas jalan Denta–Tarfia.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah daerah guna mendukung aksesibilitas masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Balai Jalan Nasional.

“Pembangunan jalan Denta–Muaif dilakukan karena kawasan ini memiliki potensi pariwisata yang sangat baik. Kampung Muaif memiliki tempat wisata yang bagus dan perlu didukung dengan akses jalan yang memadai,” ujarnya, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, Kampung Tarfia yang berbatasan dengan Kabupaten Sarmi juga memiliki potensi wisata berupa kawasan dengan sekitar 1.000 pohon cemara yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Baca Juga :  Semua OPD Pemkab Mimika Dapat Menyusun RKA 2026

Yusuf menambahkan, saat ini pemerintah daerah sedang menggali berbagai potensi wisata yang dapat meningkatkan pendapatan daerah, terutama di tengah kondisi keterbatasan anggaran.

“Dalam APBD tahun 2026, anggaran kita mengalami pengurangan sekitar Rp253 miliar. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Jayapura, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Karena itu, pemerintah daerah diimbau untuk mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah, salah satunya dengan membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura pada tahun 2026 membangun sejumlah infrastruktur jalan, di antaranya jalan menuju Kampung Omon serta ruas jalan Denta–Tarfia.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan pada tahun ini terdapat beberapa proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah daerah guna mendukung aksesibilitas masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Balai Jalan Nasional.

“Pembangunan jalan Denta–Muaif dilakukan karena kawasan ini memiliki potensi pariwisata yang sangat baik. Kampung Muaif memiliki tempat wisata yang bagus dan perlu didukung dengan akses jalan yang memadai,” ujarnya, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, Kampung Tarfia yang berbatasan dengan Kabupaten Sarmi juga memiliki potensi wisata berupa kawasan dengan sekitar 1.000 pohon cemara yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Baca Juga :  Perusda KMP Harus Cari Inovasi untuk Tambah PAD Kab. Jayapura

Yusuf menambahkan, saat ini pemerintah daerah sedang menggali berbagai potensi wisata yang dapat meningkatkan pendapatan daerah, terutama di tengah kondisi keterbatasan anggaran.

“Dalam APBD tahun 2026, anggaran kita mengalami pengurangan sekitar Rp253 miliar. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Jayapura, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Karena itu, pemerintah daerah diimbau untuk mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah, salah satunya dengan membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya