Thursday, February 26, 2026
31.4 C
Jayapura

Targetkan Garap Lahan Padi 250 Hektar

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si  ketika melakukan panen padi secara simbolis di Kampung Sumbe, Rabu (11/8). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, David Zakaria, S.Pt mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menargetkan mnggarap 250 hektar untuk padi ladang dan sawah di Kabupaten Jayapura.

“Tahun ini, kita targetkan 250 hektar, di mana delapan hektar padi ladang, selebihnya padi sawah,” kata David Zakaria kepada wartawan di sela-sela acara panen padi di Kampung Sumbe, Rabu (12/8).

Dia mengatakan, target tersebut bisa dicapai apabila pada akhir September atau awal Oktober nanti sejumlah lokasi potensi bisa digarap untuk pertanian. Dia berharap kondisi cuaca tahun ini bisa mendukung sehingga  target itu bisa tercapai. 

Karena dari sisi fasilitas pendukung seperti traktor dan alat mesin pertanian lainnya sudah disiapkan, termasuk pembibitannya.

Baca Juga :  Edukasi  Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Penting bagi Ortu dan Anak

Lanjut dia, untuk pertanian padi baik ladang maupun sawah di Kabupaten Jayapura itu tersebar di 3 lokasi yaitu di Kampung Sumbe, Kampung Karya Bumi dan ada tiga lokasi di Distrik Yapsi.

Sementara itu untuk panen padi yang dihadiri Bupati Matius itu merupakan panen lanjutan dari kegiatan panen padi yang sudah pernah dilaksanakan oleh dinas tersebut.

“Ini panen lanjutan,  hari ini ada 2 hektar yang kami panen. Prediksi berdasarkan hasil perhitungannya, satu hektar itu sekitar 5,8 ton,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta para petani tetap semangat untuk melaksanakan dan mengelola lahan pertanian khususnya di daera daerah yang mempunyai potensi.

“Setelah panen, jangan lupa persepuluhan dari panen itu. Supaya tanah ini tetap diberkati, tanah ini tetap memberikan hasil yang baik. Saya hanya memberikan apresiasi dan terima kasih untuk kepala distrik, kepala kampung,  para petani yang sudah bekerja keras. Terus bekerja mengembangkan potensi pertanian dan menjaga lahan kita,”pungkasnya. (roy/tho)

Baca Juga :  Sejak Covid-19 Merebak, Kasus Curanmor Meningkat
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE,M.Si  ketika melakukan panen padi secara simbolis di Kampung Sumbe, Rabu (11/8). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, David Zakaria, S.Pt mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menargetkan mnggarap 250 hektar untuk padi ladang dan sawah di Kabupaten Jayapura.

“Tahun ini, kita targetkan 250 hektar, di mana delapan hektar padi ladang, selebihnya padi sawah,” kata David Zakaria kepada wartawan di sela-sela acara panen padi di Kampung Sumbe, Rabu (12/8).

Dia mengatakan, target tersebut bisa dicapai apabila pada akhir September atau awal Oktober nanti sejumlah lokasi potensi bisa digarap untuk pertanian. Dia berharap kondisi cuaca tahun ini bisa mendukung sehingga  target itu bisa tercapai. 

Karena dari sisi fasilitas pendukung seperti traktor dan alat mesin pertanian lainnya sudah disiapkan, termasuk pembibitannya.

Baca Juga :  Manfaatkan Pekarangan Rumah Bisa Bantu kendalikan Inflasi 

Lanjut dia, untuk pertanian padi baik ladang maupun sawah di Kabupaten Jayapura itu tersebar di 3 lokasi yaitu di Kampung Sumbe, Kampung Karya Bumi dan ada tiga lokasi di Distrik Yapsi.

Sementara itu untuk panen padi yang dihadiri Bupati Matius itu merupakan panen lanjutan dari kegiatan panen padi yang sudah pernah dilaksanakan oleh dinas tersebut.

“Ini panen lanjutan,  hari ini ada 2 hektar yang kami panen. Prediksi berdasarkan hasil perhitungannya, satu hektar itu sekitar 5,8 ton,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta para petani tetap semangat untuk melaksanakan dan mengelola lahan pertanian khususnya di daera daerah yang mempunyai potensi.

“Setelah panen, jangan lupa persepuluhan dari panen itu. Supaya tanah ini tetap diberkati, tanah ini tetap memberikan hasil yang baik. Saya hanya memberikan apresiasi dan terima kasih untuk kepala distrik, kepala kampung,  para petani yang sudah bekerja keras. Terus bekerja mengembangkan potensi pertanian dan menjaga lahan kita,”pungkasnya. (roy/tho)

Baca Juga :  Edukasi  Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Penting bagi Ortu dan Anak

Berita Terbaru

Artikel Lainnya