Wednesday, March 11, 2026
26.4 C
Jayapura

Dinkes Perkuat Pelayanan Di Pustu

SENTANI – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat kampung, khususnya melalui penguatan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di berbagai wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah tenaga dokter di sejumlah fasilitas kesehatan. Setiap Pustu ditargetkan mendapat tambahan dua dokter agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menjelaskan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah dan menemukan masih ada beberapa Pustu yang belum berfungsi secara optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti persoalan keamanan, keterbatasan fasilitas penunjang bagi tenaga kesehatan, hingga kondisi geografis yang cukup jauh dan minim penerangan.

Baca Juga :  Wilayah Jayapura Utara Paling Banyak Objek Vital

“Setelah kami turun ke lapangan, memang masih ada beberapa Pustu yang belum berjalan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti masalah keamanan, fasilitas tempat tinggal petugas yang belum memadai, hingga daerah yang sangat jauh dengan keterbatasan penerangan,” jelasnya, Senin (9//3).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan agar pelayanan kesehatan di Pustu dapat kembali berjalan.

Selain itu, pada tahun 2025 lalu Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah membangun 58 Pustu baru di sejumlah kampung yang sebelumnya belum memiliki fasilitas kesehatan atau bangunannya sudah tidak layak.

“Sebagian Pustu sebelumnya sudah rusak bahkan ada yang belum ada sama sekali. Tahun 2025 kemarin kita sudah membangun 58 Pustu dan sudah diresmikan oleh Bapak Bupati serta tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jayapura,” katanya.

Baca Juga :  Wujudkan Sinergitas, Kapolres Ikut Kunker Pj Bupati Jayapura  di Ravenirara

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga terus memperkuat pelayanan di tingkat Puskesmas, baik dari sisi fasilitas maupun standar pelayanan kepada masyarakat.

SENTANI – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat kampung, khususnya melalui penguatan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di berbagai wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah tenaga dokter di sejumlah fasilitas kesehatan. Setiap Pustu ditargetkan mendapat tambahan dua dokter agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menjelaskan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah dan menemukan masih ada beberapa Pustu yang belum berfungsi secara optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti persoalan keamanan, keterbatasan fasilitas penunjang bagi tenaga kesehatan, hingga kondisi geografis yang cukup jauh dan minim penerangan.

Baca Juga :  Tidak Mau Kecolongan, Pengawasan WB Lapas Narkotika Diperketat

“Setelah kami turun ke lapangan, memang masih ada beberapa Pustu yang belum berjalan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti masalah keamanan, fasilitas tempat tinggal petugas yang belum memadai, hingga daerah yang sangat jauh dengan keterbatasan penerangan,” jelasnya, Senin (9//3).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk melengkapi fasilitas yang dibutuhkan agar pelayanan kesehatan di Pustu dapat kembali berjalan.

Selain itu, pada tahun 2025 lalu Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah membangun 58 Pustu baru di sejumlah kampung yang sebelumnya belum memiliki fasilitas kesehatan atau bangunannya sudah tidak layak.

“Sebagian Pustu sebelumnya sudah rusak bahkan ada yang belum ada sama sekali. Tahun 2025 kemarin kita sudah membangun 58 Pustu dan sudah diresmikan oleh Bapak Bupati serta tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jayapura,” katanya.

Baca Juga :  Dukung Pengembangan Bisnis Modern, PLN Teken Kerja Sama dengan 4 Startup

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga terus memperkuat pelayanan di tingkat Puskesmas, baik dari sisi fasilitas maupun standar pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya