Thursday, February 5, 2026
25.8 C
Jayapura

Setiap Kepala Kampung Harus Mengkordinir Warganya untuk Jumat Bersih

SENTANI – Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan bahwa aksi Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi kerja Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan spot pariwisata.

“Tanggung jawab menjaga kebersihan tidak bisa dibebankan hanya kepada Bupati dan Wakil Bupati. Pemerintah kampung, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat diminta mengambil peran aktif dan berkelanjutan,”jelasnya, Senin (2/2).

Diakuinya, Perangkat kampung adalah perpanjangan tangan Bupati di wilayahnya masing-masing. Ketika pimpinan sudah memberi contoh, pemerintah kampung harus segera menggerakkan warga untuk membersihkan lingkungan mereka.

Ia menilai, kampung yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kunjungan dan perputaran ekonomi, terutama di wilayah yang memiliki potensi wisata.

Baca Juga :  DP2KB Tolikara Gelar Rakorcam, Rakordes, dan Mini Lokakarya

“Kalau kampung bersih, orang senang datang, merasa nyaman, dan ekonomi masyarakat bisa bergerak. Ini yang kita harapkan,” katanya.

SENTANI – Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan bahwa aksi Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan strategi kerja Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan spot pariwisata.

“Tanggung jawab menjaga kebersihan tidak bisa dibebankan hanya kepada Bupati dan Wakil Bupati. Pemerintah kampung, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat diminta mengambil peran aktif dan berkelanjutan,”jelasnya, Senin (2/2).

Diakuinya, Perangkat kampung adalah perpanjangan tangan Bupati di wilayahnya masing-masing. Ketika pimpinan sudah memberi contoh, pemerintah kampung harus segera menggerakkan warga untuk membersihkan lingkungan mereka.

Ia menilai, kampung yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kunjungan dan perputaran ekonomi, terutama di wilayah yang memiliki potensi wisata.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Provinsi Alokasikan Rp 2 Miliar

“Kalau kampung bersih, orang senang datang, merasa nyaman, dan ekonomi masyarakat bisa bergerak. Ini yang kita harapkan,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya