alexametrics
24.7 C
Jayapura
Wednesday, June 22, 2022

Kampung Yoka Pusat Peradaban Papua

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si bersama sejumlah tokoh masyarakat di Kampung Yoka saat menerima potongan kue tar dalam peringatan ulang tahun ke- 64 Kampung Yoka, Kamis (2/1). ( FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kampung Yoka menyelenggarakan acara peringatan Hari Ulang Tahun  Kampung Yoga ke-64. Kegiatan itu dilaksanakan Kamis (2/1) bertempat di Kampung Yoka dan dihadiri oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE MSi.

Dalam sambutanya, Bupati Mathius Awoitauw mengatakan, Yoka merupakan salah satu kampung yang menjadi pusat peradaban masa lalu yang ada di Papua secara khusus di Kabupaten Jayapura. Oleh karena itu,  Yoka harus dikembalikan seperti yang dulu mulai kejayaannya,  nama besar dan juga sebagai pusat peradaban.

“Caranya adalah harus meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Mathius Awoitauw ditemui wartawan usai menghadiri kegiatan itu di Kampung Yoka, Kamis (2/1).

Karena itu, dia mengharapkan baik dari pihak kampung juga termasuk tokoh adat yang ada di kampung itu harus memberikan peluang bagi para guru yang mengajar di Kampung Yoka baik guru SD maupun SMP.

Baca Juga :  104 100 Lowongan CPNS 2018 Tidak Ada Pelamar

“Karena di tangan merekalah mampu menentukan generasi masa depan Yoka,”paparnya.

Karena itu, semua masyarakat  kampung, termasuk ondofolo, harus memberikan ruang untuk para guru yang mengajar di Kampung Yoka, baik SD maupun SMP. “Harus kasih perhatian untuk mereka. Yang bekerja apa adanya dan berjuang sendiri, ini juga kita harus berikan perhatian. Supaya mereka bisa menciptakan karakter untuk generasi Yoka ke depan,” tandasnya.

Lanjut dia, juga untuk anak sekolah minggu yang bekerja dengan kemampuan apa adanya, terus berjuang sendiri, maka   pemerintah kampung harus memberikan perhatian secara khusus. Karena mereka juga turut membentuk karakter generasi muda untuk masa depan.

“Kita mau rencana apapun kalau sumber daya manusia sejak dini kita tidak melandaskan itu dengan baik, juga dengan meminta pertolongan Tuhan maka sia-sialah apa yang kita bangun untuk masa depan,”tambahnya. (roy/tho)

Baca Juga :  Pemkab Pastikan Segera Gunakan Wisma Atlet
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si bersama sejumlah tokoh masyarakat di Kampung Yoka saat menerima potongan kue tar dalam peringatan ulang tahun ke- 64 Kampung Yoka, Kamis (2/1). ( FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Pemerintah Kampung Yoka menyelenggarakan acara peringatan Hari Ulang Tahun  Kampung Yoga ke-64. Kegiatan itu dilaksanakan Kamis (2/1) bertempat di Kampung Yoka dan dihadiri oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE MSi.

Dalam sambutanya, Bupati Mathius Awoitauw mengatakan, Yoka merupakan salah satu kampung yang menjadi pusat peradaban masa lalu yang ada di Papua secara khusus di Kabupaten Jayapura. Oleh karena itu,  Yoka harus dikembalikan seperti yang dulu mulai kejayaannya,  nama besar dan juga sebagai pusat peradaban.

“Caranya adalah harus meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Mathius Awoitauw ditemui wartawan usai menghadiri kegiatan itu di Kampung Yoka, Kamis (2/1).

Karena itu, dia mengharapkan baik dari pihak kampung juga termasuk tokoh adat yang ada di kampung itu harus memberikan peluang bagi para guru yang mengajar di Kampung Yoka baik guru SD maupun SMP.

Baca Juga :  Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi

“Karena di tangan merekalah mampu menentukan generasi masa depan Yoka,”paparnya.

Karena itu, semua masyarakat  kampung, termasuk ondofolo, harus memberikan ruang untuk para guru yang mengajar di Kampung Yoka, baik SD maupun SMP. “Harus kasih perhatian untuk mereka. Yang bekerja apa adanya dan berjuang sendiri, ini juga kita harus berikan perhatian. Supaya mereka bisa menciptakan karakter untuk generasi Yoka ke depan,” tandasnya.

Lanjut dia, juga untuk anak sekolah minggu yang bekerja dengan kemampuan apa adanya, terus berjuang sendiri, maka   pemerintah kampung harus memberikan perhatian secara khusus. Karena mereka juga turut membentuk karakter generasi muda untuk masa depan.

“Kita mau rencana apapun kalau sumber daya manusia sejak dini kita tidak melandaskan itu dengan baik, juga dengan meminta pertolongan Tuhan maka sia-sialah apa yang kita bangun untuk masa depan,”tambahnya. (roy/tho)

Baca Juga :  104 100 Lowongan CPNS 2018 Tidak Ada Pelamar

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/