WAMENA – Perayaan Natal 25 Desember 2025, menjadi fokus dari Polres Jayawijaya untuk melakukan pengamanan di setiap gereja yang ada di Kota Wamena.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara S.IK menyatakan sejak pelaksanaan Operasi Lilin Carenz 2025 Polres Jayawijaya sudah meyiapkan personel pengamanan yang bertugas di pos pelayanan dan Pos pengamanan, dan ada personel juga yang disiapkan untuk pengamanan di setiap gereja.
“Jadi pasca perayaan natal kemarin personel yang sudah didiapkan ini yang melakukan pengamanan di beberapa gereja yang ada dalam Kota Wamena, sementara untuk gereja yang ada di wilayah distrik akan dibackup oleh personel yang ada di polsek Jajajaran,”ungkapnya Sabtu (27/12) di Polres Jayawijaya.
Kapolres juga mengaku untuk satu gereja ditempatkan beberapa personel kepolisian yang dibantu oleh, remaja masjid dan beberapa personel radio amatir yang ada di Jayawijaya, pengamanan bersama ini dilakukan untuk mencerminkan toleransi antara agama yang baik di wilayah ini.
Menurutnya, pengamanan natal dilakukan sejak 24 Desember dimana ada ibadah di gereja dan dilanjutkan pasca pelaksaanaan natal, tentunya ini menjadi atensi dari kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melakukan ibadah.
WAMENA – Perayaan Natal 25 Desember 2025, menjadi fokus dari Polres Jayawijaya untuk melakukan pengamanan di setiap gereja yang ada di Kota Wamena.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara S.IK menyatakan sejak pelaksanaan Operasi Lilin Carenz 2025 Polres Jayawijaya sudah meyiapkan personel pengamanan yang bertugas di pos pelayanan dan Pos pengamanan, dan ada personel juga yang disiapkan untuk pengamanan di setiap gereja.
“Jadi pasca perayaan natal kemarin personel yang sudah didiapkan ini yang melakukan pengamanan di beberapa gereja yang ada dalam Kota Wamena, sementara untuk gereja yang ada di wilayah distrik akan dibackup oleh personel yang ada di polsek Jajajaran,”ungkapnya Sabtu (27/12) di Polres Jayawijaya.
Kapolres juga mengaku untuk satu gereja ditempatkan beberapa personel kepolisian yang dibantu oleh, remaja masjid dan beberapa personel radio amatir yang ada di Jayawijaya, pengamanan bersama ini dilakukan untuk mencerminkan toleransi antara agama yang baik di wilayah ini.
Menurutnya, pengamanan natal dilakukan sejak 24 Desember dimana ada ibadah di gereja dan dilanjutkan pasca pelaksaanaan natal, tentunya ini menjadi atensi dari kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melakukan ibadah.