Pemkab Jayawijaya Serahkan Alat Pengolahan Kopi di Dua Distrik

Dukung Peningkatan Hasil Produksi

WAMENA – Guna mengangkat potensi kopi, maka Pemkab Jayawijaya menyerahkan sejumlah alat pengolahan kopi kepada sejumlah petani kopi di Distrik Bolakme dan Pyramid.

Bupati Jayawwijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan beberapa peralatan yang diberikan seperti mesin pengupas biji kopi, mesin penggoreng dan mesin pembuat kopi ini diberikan, karena dua kelompok tani tersebut masih terus mengembangkan potensi kopi di Jayawijaya.

“Bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah ini menjadi salah satu bentuk perhatian, agar para petani kopi ini lebih giat lagi untuk meningkatkan hasil pertaniannya sebab output pegolahannya sudah dibantu,”ungkapnya Jumat (20/3) di Distrik Bolakme.

Bupati juga mengintruksikan kepada seluruh petani kopi yang ada di 40 distrik untuk terus menanam kopi, dan tanaman ini akan bertumbuh sendiri dan berbuah, setelah buahnya matang bisa dipanen dan dimasukan dalam mesin pengupas, setelah itu bisa di goreng dan bisa dimasukan dalam mesin pembuat kopi.

Baca Juga :  Satu Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Wamena Tutup

“Peralatan yang dibantu oleh pemerintah daerah ini untuk membantu para petani kopi untuk meningkatkan hasil pertaniannya, dengan harapan bisa berdampak bagi distrik -distrik yang lain untuk terus meningkatkan hasil produksi kopinya,”kata Bupati Murib.

Disamping menyerahkan peralatan pengolahan kopi, Bupati Jayawijaya juga melakukan penanaman kopi secara simbolis dilahan yang telah dipersiapkan dan berpesan kepada para petani kopi, dimana tahun ini program dari pemerintah daerah adalah giatkan Kokker penanaman kopi.

Dukung Peningkatan Hasil Produksi

WAMENA – Guna mengangkat potensi kopi, maka Pemkab Jayawijaya menyerahkan sejumlah alat pengolahan kopi kepada sejumlah petani kopi di Distrik Bolakme dan Pyramid.

Bupati Jayawwijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan beberapa peralatan yang diberikan seperti mesin pengupas biji kopi, mesin penggoreng dan mesin pembuat kopi ini diberikan, karena dua kelompok tani tersebut masih terus mengembangkan potensi kopi di Jayawijaya.

“Bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah ini menjadi salah satu bentuk perhatian, agar para petani kopi ini lebih giat lagi untuk meningkatkan hasil pertaniannya sebab output pegolahannya sudah dibantu,”ungkapnya Jumat (20/3) di Distrik Bolakme.

Bupati juga mengintruksikan kepada seluruh petani kopi yang ada di 40 distrik untuk terus menanam kopi, dan tanaman ini akan bertumbuh sendiri dan berbuah, setelah buahnya matang bisa dipanen dan dimasukan dalam mesin pengupas, setelah itu bisa di goreng dan bisa dimasukan dalam mesin pembuat kopi.

Baca Juga :  Seleksi  192 Tenaga Guru Kontrak dari 1000 Peserta

“Peralatan yang dibantu oleh pemerintah daerah ini untuk membantu para petani kopi untuk meningkatkan hasil pertaniannya, dengan harapan bisa berdampak bagi distrik -distrik yang lain untuk terus meningkatkan hasil produksi kopinya,”kata Bupati Murib.

Disamping menyerahkan peralatan pengolahan kopi, Bupati Jayawijaya juga melakukan penanaman kopi secara simbolis dilahan yang telah dipersiapkan dan berpesan kepada para petani kopi, dimana tahun ini program dari pemerintah daerah adalah giatkan Kokker penanaman kopi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya