Thursday, March 12, 2026
27.5 C
Jayapura

Ada Jaringan Listrik, Tapi Belum Tersambung ke Rumah Warga

Warga Distrik Bpiri saat menyambut Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, MHum dalam kunjungan kerjanya ke Distrik Bpiri, Rabu (16/7). ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Bpiri Gasper Kenelak menyatakan yang sangat diinginkan masyarakat Bpiri saat ini, yakni penerangan harus masuk ke rumah-rumah warga. Namun, meski jaringan listrik itu sudah ada, namun belum disambungkan ke rumah warga.

   “Kami masyarakat Bpiri itu inginkan penerangan lampu bisa menyala di rumah warga, karena sekarang jaringan listrik ini sudah masuk sampai ke Distrik Koragi dan Bpiri, namun masyarakat kami belum menyambung ke rumah,” ungkapnya Kamis (16/7) kemarin.

   Gasper mewakili masyarakat Distrik Bpiri yang mempunyai 5 kampung sangat berharap agar di tahun ini pelayanan penerangan bagi warganya bisa dilihat pemerintah. Ia tak mau pemerintah mengulur waktu di tahun depan, lagi karena akses kelistrikan sudah dekat dengan masyarakat sekarang tinggal penyambungan saja.

Baca Juga :  Bentrok Dua Kelompok Massa di Pikhe, Dimediasi Polisi

    Masalah lain, lanjut Gasper adalah masalah air bersih lantaran Distrik Bpiri ini ada di puncak gunung, maka sangat kesulitan dengan air bersih. Ia berharap kepada pemda untuk menyambungkan air dari dari gunung yang berada tak jauh dari pemukiman warga agar bisa dialiri air bersih, karena ada beberapa mata air yang bisa dimanfaatkan.

  Menanggapi masalah itu Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi menyatakan akan melaporkan kepada Bupati Jayawijaya agar permintaan masyarakat ini bisa diakomodir kedepan.

Soal air bersih dan puskesmas, ke depan akan menjadi perhatian Pemda Jayawijaya, karena usulan ini dari masyarakat, sehingga dalam musyawarah distrik usulan ini bisa dimasukan untuk menjadi perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang. (jo/tri)

Baca Juga :  Minta Transparansi Pengelolaan Dana Rp 50 Miliar
Warga Distrik Bpiri saat menyambut Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, MHum dalam kunjungan kerjanya ke Distrik Bpiri, Rabu (16/7). ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Ketua Lembaga Masyarakat Adat Distrik Bpiri Gasper Kenelak menyatakan yang sangat diinginkan masyarakat Bpiri saat ini, yakni penerangan harus masuk ke rumah-rumah warga. Namun, meski jaringan listrik itu sudah ada, namun belum disambungkan ke rumah warga.

   “Kami masyarakat Bpiri itu inginkan penerangan lampu bisa menyala di rumah warga, karena sekarang jaringan listrik ini sudah masuk sampai ke Distrik Koragi dan Bpiri, namun masyarakat kami belum menyambung ke rumah,” ungkapnya Kamis (16/7) kemarin.

   Gasper mewakili masyarakat Distrik Bpiri yang mempunyai 5 kampung sangat berharap agar di tahun ini pelayanan penerangan bagi warganya bisa dilihat pemerintah. Ia tak mau pemerintah mengulur waktu di tahun depan, lagi karena akses kelistrikan sudah dekat dengan masyarakat sekarang tinggal penyambungan saja.

Baca Juga :  CFD, Bentuk Penyediaan Sarana Olahraga dari Pemkab Jayawijaya

    Masalah lain, lanjut Gasper adalah masalah air bersih lantaran Distrik Bpiri ini ada di puncak gunung, maka sangat kesulitan dengan air bersih. Ia berharap kepada pemda untuk menyambungkan air dari dari gunung yang berada tak jauh dari pemukiman warga agar bisa dialiri air bersih, karena ada beberapa mata air yang bisa dimanfaatkan.

  Menanggapi masalah itu Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi menyatakan akan melaporkan kepada Bupati Jayawijaya agar permintaan masyarakat ini bisa diakomodir kedepan.

Soal air bersih dan puskesmas, ke depan akan menjadi perhatian Pemda Jayawijaya, karena usulan ini dari masyarakat, sehingga dalam musyawarah distrik usulan ini bisa dimasukan untuk menjadi perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang. (jo/tri)

Baca Juga :  Tiba di Yalimo, Bupati dan Wakil Bupati Yalimo Diarak Keliling Kota Elelim

Berita Terbaru

Artikel Lainnya