Friday, June 14, 2024
23.7 C
Jayapura

Oknum Mahasiswa Minta  Maaf kepada PJ Sekda Papua Pegunungan

  Secara terpisah pihak keluarga korban Natalis Dabi menyatakan sewaktu keluarga melihat postingan itu,   keluarga menilai jika apa yang dilakukan oleh peniet Pahabol membunuh karir dari Drs. Wasuok Siep, sebab mereka menaikan Flayer itu menggunakan nama Wasuok Siep .

“Kalau mereka menggunakan Jabatan PJ Sekda Provinsi Papua Pegunugan kami bisa terima karena pemerintah memang butuh kritik , tapi kalau menggunakan Wasuok siep kami tidak terima oleh karena itu kami buat laporan polisi untuk meminta di klarifikasi,” katanya.

  Ia juga mengaku keluarga mau oknum mahasiswa ini harus bertanggungjawab untuk klarifikasi, karena mereka masukan Proposal itu tidak semata -mata harus sekwan yang mengambil keputusan, masih ada PJ Gubernur juga yang harus tahu dan bisa diarahkan ke Dinas teknis tapi mereka salah kaprah, sehingga keluarga merasa di rugikan.

Baca Juga :  Kelompok Lanny Yang Deklarasikan Perdamaian Dengan Tolak Miras dan Narkoba

  “Harusnya mahasiswa harus tahu kalau Wasuok siep ini orang tua mereka juga , dan orang tua kita jangan mencemarkan nama baik Bapa, oleh karena itu kami minta mereka klarifikasi dan pulihkan nama baik Wasuok Siep,”tutup Natalis Dabi (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

  Secara terpisah pihak keluarga korban Natalis Dabi menyatakan sewaktu keluarga melihat postingan itu,   keluarga menilai jika apa yang dilakukan oleh peniet Pahabol membunuh karir dari Drs. Wasuok Siep, sebab mereka menaikan Flayer itu menggunakan nama Wasuok Siep .

“Kalau mereka menggunakan Jabatan PJ Sekda Provinsi Papua Pegunugan kami bisa terima karena pemerintah memang butuh kritik , tapi kalau menggunakan Wasuok siep kami tidak terima oleh karena itu kami buat laporan polisi untuk meminta di klarifikasi,” katanya.

  Ia juga mengaku keluarga mau oknum mahasiswa ini harus bertanggungjawab untuk klarifikasi, karena mereka masukan Proposal itu tidak semata -mata harus sekwan yang mengambil keputusan, masih ada PJ Gubernur juga yang harus tahu dan bisa diarahkan ke Dinas teknis tapi mereka salah kaprah, sehingga keluarga merasa di rugikan.

Baca Juga :  Tekan Kriminalitas, Gelar Razia Senjata Tajam di Pasar Potikelek

  “Harusnya mahasiswa harus tahu kalau Wasuok siep ini orang tua mereka juga , dan orang tua kita jangan mencemarkan nama baik Bapa, oleh karena itu kami minta mereka klarifikasi dan pulihkan nama baik Wasuok Siep,”tutup Natalis Dabi (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya