alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, June 21, 2022

Distribusi Logistik Pemilu, KPU Tidak Generalisasi di Nduga Tidak Aman

Staf KPU Kabupaten Nduga sedang melakukan pelipatan dan sortir logistic pemilu di Sekretariat KPU kabupaten Nduga di Wamena. FOTO : Denny/ Cepos )

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga tidak akan menggeneralisir seluruh Distrik Di Kabupaten Nduga semuanya bermasalah dalam melakukan pendistribuaian logistic pemilu 2019 ini, meskipun memang ada beberapa distrik yang bermasalah namun untuk pendistribusian ini harus tetap dilaksanakan.

  Sekretaris KPU Nduga Bliser Simanjuntak mengakui jika, untuk masalah keamanan untuk beberapa distrik itu nantinya akan dibicakarakan dengan komisioner KPU lagi, sebab tidak bisa untuk Kabupaten Nduga di Generalisir daerah yang tidak aman, KPU sendiri berencana akan melakukan pendistribusian pada 20 maret mendatang.

“Memang benar ada masalah kamtibmas, hanya saja kami memandang tidak semua bisa digenaralisir menjadi bermasalah semua distrik, mungkin hanya beberapa saja sehingga kita akan berbicara dan ada kesepakatan dari pihak keamanan, Bawaslu, pemda dan KPU sendiri,”ungkapnya Rabu (13/2) kemarin.

  Bliser Simanjutak memastikan jika untuk sebagian besar wilayah Kabupaten Nduga masih kondusif, sehingga untuk distrik –distrik yang tidak bermasalah KPU akan tetap melakukan pendistribusian sebagaimana mestinya, hanya mungkin yang bermasalah ini yang akan dibicarakan lagi.

Baca Juga :  Kasus Pembacokan Bukan Jambret

 “ Kami berharap semua proses pemilu di Kabupaten Nduga ini semuanya bisa berjalan dan pemilu di Kabupaten Nduga akan tetap berjalan,”bebernya.

  Menurut Dia, untuk titik distribusi KPU Nduga itu bisa dilakukan dari dua tempat, yang pertama dari Wamena dan yang kedua dari Kenyam ibukota Kabupaten Nduga, untuk distribusi dari Keyam ada 4 distrik yang harus dengan pesawat seperti Yigi, Mugi, Mapenduma dan Mam, sedangkan dari Wamena ada Distrik Mbua, Buyalma dan Dal.

  “ Sedangkan untuk 25 distrik lainnya itu harus dirop semua ke Ibukota Kenyam, dan  ada dua distrik yang bisa dilalui dengan jalan darat yakni Distrik Rekuri dan Kenyam, sementara 23 distrik yang lain harus di Drop dengan menggunakan helicopter,”jelas Simanjuntak.

Baca Juga :  Pemda Jayawijaya Siapkan Materi RAPBD 2022

  Tidak hanya sampai disitu, Kata Bliser, masih ada lagi proses pemikulan logistic sampai ke TPS –TPS yang ada, sehingga bisa dibayangkan bagaimana tingkat kesulitan, berapa besar waktu dan anggaran yang dibutuhkan untuk bagaimana mensukseskan pemilu di Kabupaten Nduga terlebih soal kantibmas saat ini.“Saya rasa ini penting untuk diperhatikan di Papua khususnya di Kabupaten Nduga untuk mensukseskan pemilihan umum ini,”katanya.

   Ia menambahkan, untuk proses pelipatan, Sortir itu semuanya sudah berhenti pada 20 Maret ini, dekepan itu KPU membutuhkan waktu 10 hari untuk mendroping logistic hingga sampai ke Kenyam karena tidak hanya logistic tetapi juga mendrop semua anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD).(jo)   

Staf KPU Kabupaten Nduga sedang melakukan pelipatan dan sortir logistic pemilu di Sekretariat KPU kabupaten Nduga di Wamena. FOTO : Denny/ Cepos )

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nduga tidak akan menggeneralisir seluruh Distrik Di Kabupaten Nduga semuanya bermasalah dalam melakukan pendistribuaian logistic pemilu 2019 ini, meskipun memang ada beberapa distrik yang bermasalah namun untuk pendistribusian ini harus tetap dilaksanakan.

  Sekretaris KPU Nduga Bliser Simanjuntak mengakui jika, untuk masalah keamanan untuk beberapa distrik itu nantinya akan dibicakarakan dengan komisioner KPU lagi, sebab tidak bisa untuk Kabupaten Nduga di Generalisir daerah yang tidak aman, KPU sendiri berencana akan melakukan pendistribusian pada 20 maret mendatang.

“Memang benar ada masalah kamtibmas, hanya saja kami memandang tidak semua bisa digenaralisir menjadi bermasalah semua distrik, mungkin hanya beberapa saja sehingga kita akan berbicara dan ada kesepakatan dari pihak keamanan, Bawaslu, pemda dan KPU sendiri,”ungkapnya Rabu (13/2) kemarin.

  Bliser Simanjutak memastikan jika untuk sebagian besar wilayah Kabupaten Nduga masih kondusif, sehingga untuk distrik –distrik yang tidak bermasalah KPU akan tetap melakukan pendistribusian sebagaimana mestinya, hanya mungkin yang bermasalah ini yang akan dibicarakan lagi.

Baca Juga :  KPU Yalimo Tetapkan 25 Caleg Terpilih dari 13 Parpol

 “ Kami berharap semua proses pemilu di Kabupaten Nduga ini semuanya bisa berjalan dan pemilu di Kabupaten Nduga akan tetap berjalan,”bebernya.

  Menurut Dia, untuk titik distribusi KPU Nduga itu bisa dilakukan dari dua tempat, yang pertama dari Wamena dan yang kedua dari Kenyam ibukota Kabupaten Nduga, untuk distribusi dari Keyam ada 4 distrik yang harus dengan pesawat seperti Yigi, Mugi, Mapenduma dan Mam, sedangkan dari Wamena ada Distrik Mbua, Buyalma dan Dal.

  “ Sedangkan untuk 25 distrik lainnya itu harus dirop semua ke Ibukota Kenyam, dan  ada dua distrik yang bisa dilalui dengan jalan darat yakni Distrik Rekuri dan Kenyam, sementara 23 distrik yang lain harus di Drop dengan menggunakan helicopter,”jelas Simanjuntak.

Baca Juga :  Penerbangan Ditutup, Akses Jalan Darat Diperketat

  Tidak hanya sampai disitu, Kata Bliser, masih ada lagi proses pemikulan logistic sampai ke TPS –TPS yang ada, sehingga bisa dibayangkan bagaimana tingkat kesulitan, berapa besar waktu dan anggaran yang dibutuhkan untuk bagaimana mensukseskan pemilu di Kabupaten Nduga terlebih soal kantibmas saat ini.“Saya rasa ini penting untuk diperhatikan di Papua khususnya di Kabupaten Nduga untuk mensukseskan pemilihan umum ini,”katanya.

   Ia menambahkan, untuk proses pelipatan, Sortir itu semuanya sudah berhenti pada 20 Maret ini, dekepan itu KPU membutuhkan waktu 10 hari untuk mendroping logistic hingga sampai ke Kenyam karena tidak hanya logistic tetapi juga mendrop semua anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD).(jo)   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/