WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi membangun gerai koperasi merah putih (KMP) di kampung Walak Distrik Asologaima, Kamis (12/2).
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan untuk membangun gerai koperasi merah putih ini diketahui bersama TNI diberikan kepercayaan oleh negara untuk mempercepat pembangunan ini, ini merupakan moment yang kadang tak bisa dilihat maupun tak terpikirkan terkait dengan koperasi, namun setelah dilihat pastinya program ini sangat bermanfaat.
“Sesuai dengan Intruksi Presiden nomor 12 tahun 2025, pembentukan gerai koperasi merah putih ini sudah harus berjalan, dan kita sangat bersyukur karena di Papua Pegunungan baru Jayawijaya yang resmi membangun gerai ini,”ungkapnya di Distrik Asologaima Kamis (12/2).
“Koperasi ini berbicara soal bagaimana mengelola potensi yang ada di daerah, itu perlu ada, sehingga sejak jauh-jauh hari Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Jayawijaya telah mengurus perizinan dan badan hukum (akta Notaris) sebanyak 332 koperasi bagi 328 kampung dan 4 kelurahan yang ada di 40 Distrik,”kata Bupati Murib.
Menurutnya, usai memiliki perizinan dan berbadan hukum nantinya tinggal mulai dilakukan pembangunan, oleh karena itu, minggu lalu ia di Jakarta dan bertemu dengan menteri koperasi, telah disampaikan ada 18 titik koperasi yang harus dibangun lebih dulu karena tak mungkin 332 gerai dibangun sekaligus.
WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya resmi membangun gerai koperasi merah putih (KMP) di kampung Walak Distrik Asologaima, Kamis (12/2).
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan untuk membangun gerai koperasi merah putih ini diketahui bersama TNI diberikan kepercayaan oleh negara untuk mempercepat pembangunan ini, ini merupakan moment yang kadang tak bisa dilihat maupun tak terpikirkan terkait dengan koperasi, namun setelah dilihat pastinya program ini sangat bermanfaat.
“Sesuai dengan Intruksi Presiden nomor 12 tahun 2025, pembentukan gerai koperasi merah putih ini sudah harus berjalan, dan kita sangat bersyukur karena di Papua Pegunungan baru Jayawijaya yang resmi membangun gerai ini,”ungkapnya di Distrik Asologaima Kamis (12/2).
“Koperasi ini berbicara soal bagaimana mengelola potensi yang ada di daerah, itu perlu ada, sehingga sejak jauh-jauh hari Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Jayawijaya telah mengurus perizinan dan badan hukum (akta Notaris) sebanyak 332 koperasi bagi 328 kampung dan 4 kelurahan yang ada di 40 Distrik,”kata Bupati Murib.
Menurutnya, usai memiliki perizinan dan berbadan hukum nantinya tinggal mulai dilakukan pembangunan, oleh karena itu, minggu lalu ia di Jakarta dan bertemu dengan menteri koperasi, telah disampaikan ada 18 titik koperasi yang harus dibangun lebih dulu karena tak mungkin 332 gerai dibangun sekaligus.