Teknisi Belum Datang, PCR Belum Dirakit dan Diujicoba

Bupati Jhon Rchard Banua, SE, MSi  ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku meski  alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sudaha da di Jayawijaya, namun alat tersebut belum difungsikan. Pihaknya masih menunggu teknisi dari Jayapura untuk memasang alat tersebut sekaligus melakukan uji coba alat.   

   “Kita tunggu teknisinya datang ke Wamena untuk melakukan pemasangan dan uji coba alat PCR dulu, baru selanjutnya kita akan fungsikan untuk melakukan pemeriksaan sampel Swab bagi mereka yang hasil rapid test-nya reaktif,” ungkap  Kamis (11/6) kemarin.

   Menurutnya, untuk  tenaga medis yang ada di Laboratorium RSUD Wamena sudah siap untuk   mengoperasikan alat ini. “Kami punya alat PCR satu yang kemampuannya bisa melakukan pemeriksaan sehari bisa 30 sampel swab tiap hari, yang merupakan pengadaan dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Bantu RSUD Wamena Rp 5 Miliar

   Teknisi yang akan merakit PCR ini, kata Jhon Banua, masih melakukan tes dulu sebelum melakukan perjalanan ke Wamena sesuai dengan prosedur Covid -19. Kalau hasilnya negatif maka ia akan berusaha mengatur agar teknisi tersebut bisa segera naik ke Wamena dari Jayapura untuk tindak lanjuti pemasangan alat.

  “Jika sudah terpasang, maka kita akan kembali minta petugas dari Labkesda Provinsi Papua untuk melakukan uji coba terhadap alat itu, artinya pemasangan dan uji Coba alat ini teknisinya berbeda sehingga diharapkan dalam minggu ini bisa selesai,”katanya

  Usai alat ini terpasang lanjut Jhon Banua, pihaknya berupaya untuk melakukan rapid test per wilayah, karena  harus benar-benar semua warga dalam satu wilayah itu harus tuntas melakukan rapid test, jika warga tak ada yang reaktif maka pindah lagi ke wilayah lain. (jo/tri)

Baca Juga :  Bupati Minta Penerbangan Hercules Dihentikan Sementara
Bupati Jhon Rchard Banua, SE, MSi  ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku meski  alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sudaha da di Jayawijaya, namun alat tersebut belum difungsikan. Pihaknya masih menunggu teknisi dari Jayapura untuk memasang alat tersebut sekaligus melakukan uji coba alat.   

   “Kita tunggu teknisinya datang ke Wamena untuk melakukan pemasangan dan uji coba alat PCR dulu, baru selanjutnya kita akan fungsikan untuk melakukan pemeriksaan sampel Swab bagi mereka yang hasil rapid test-nya reaktif,” ungkap  Kamis (11/6) kemarin.

   Menurutnya, untuk  tenaga medis yang ada di Laboratorium RSUD Wamena sudah siap untuk   mengoperasikan alat ini. “Kami punya alat PCR satu yang kemampuannya bisa melakukan pemeriksaan sehari bisa 30 sampel swab tiap hari, yang merupakan pengadaan dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Yalimo Distribusikan Logistik ke Benawa dan Welarek

   Teknisi yang akan merakit PCR ini, kata Jhon Banua, masih melakukan tes dulu sebelum melakukan perjalanan ke Wamena sesuai dengan prosedur Covid -19. Kalau hasilnya negatif maka ia akan berusaha mengatur agar teknisi tersebut bisa segera naik ke Wamena dari Jayapura untuk tindak lanjuti pemasangan alat.

  “Jika sudah terpasang, maka kita akan kembali minta petugas dari Labkesda Provinsi Papua untuk melakukan uji coba terhadap alat itu, artinya pemasangan dan uji Coba alat ini teknisinya berbeda sehingga diharapkan dalam minggu ini bisa selesai,”katanya

  Usai alat ini terpasang lanjut Jhon Banua, pihaknya berupaya untuk melakukan rapid test per wilayah, karena  harus benar-benar semua warga dalam satu wilayah itu harus tuntas melakukan rapid test, jika warga tak ada yang reaktif maka pindah lagi ke wilayah lain. (jo/tri)

Baca Juga :  Dukung Ruang Isolasi RSUD Wamena, Pemda Lanny Jaya Bantu Rp 1 M

Berita Terbaru

Artikel Lainnya