Setelah Dimediasi, Akhirnya Dibuka Kembali Pukul 12.00 WIT
MERAUKE – Polsek Kimaam bersama instansi terkait melakukan mediasi terkait aksi pemalangan dan pemasangan sasi di Bandara Kimaam yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Kiworo di Aula Kantor Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Kamis (29/1).
Aksi pemalangan yang dilakukan warga Kampung Kiworo itu karena adanya ketidakpuasan terkait penyelesaian ganti rugi tanah Bandara Kimaam yang dinilai tidak tepat sasaran dan tidak adil.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pemerintah Distrik Kimaam dan dihadiri oleh Kapolsek Kimaam beserta anggota, perwakilan Koramil Kimaam, Danpos Satgas 123 Kimaam, pihak Bandara Kimaam, LMA Pulau Kimaam, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat Kampung Kiworo.
Kapolsek Kimaam Iptui Safrudin Mahmud menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengimbau kepada seluruh pihak agar setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Kapolsek juga menegaskan bahwa aksi pemalangan Bandara Kimaam sangat menghambat aktivitas masyarakat, khususnya pelayanan transportasi udara yang menyangkut kepentingan umum.
Setelah Dimediasi, Akhirnya Dibuka Kembali Pukul 12.00 WIT
MERAUKE – Polsek Kimaam bersama instansi terkait melakukan mediasi terkait aksi pemalangan dan pemasangan sasi di Bandara Kimaam yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Kiworo di Aula Kantor Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Kamis (29/1).
Aksi pemalangan yang dilakukan warga Kampung Kiworo itu karena adanya ketidakpuasan terkait penyelesaian ganti rugi tanah Bandara Kimaam yang dinilai tidak tepat sasaran dan tidak adil.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pemerintah Distrik Kimaam dan dihadiri oleh Kapolsek Kimaam beserta anggota, perwakilan Koramil Kimaam, Danpos Satgas 123 Kimaam, pihak Bandara Kimaam, LMA Pulau Kimaam, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat Kampung Kiworo.
Kapolsek Kimaam Iptui Safrudin Mahmud menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengimbau kepada seluruh pihak agar setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Kapolsek juga menegaskan bahwa aksi pemalangan Bandara Kimaam sangat menghambat aktivitas masyarakat, khususnya pelayanan transportasi udara yang menyangkut kepentingan umum.