alexametrics
23.7 C
Jayapura
Thursday, June 9, 2022

Di Merauke, Seorang Mahasiswa Dibacok OTK

Korban Alami Luka Robek di Kepala

MERAUKE-  Seorang mahasiswa di Merauke bernama Yeremia Carly Korea dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) ketika akan mandi  di salah satu perusahaan perkebunan  Kelapa Sawit di Distrik Ulilin Merauke,  Minggu (15/5) sekitar pukul 11.15 WIT. 

Namun korban baru melaporkan kasus tersebut Minggu (22/5) setelah berobat. Kapolres Merauke  AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui  Kasie  Humas Iptu Bambang Soetrisno, membenarkan laporan penganiayaan yang dialami  korban.

Kronologi kejadiannya, ungkap Kasie Humas saat korban ingin mandi pagi, tiba-tiba datang pelaku masuk dari pintu depan ke dalam rumah sampai dekat kamar mandi dan langsung menyerang korban dengan parang sehingga korban tergores di  kepala depan. Karena terdesak, korban mencoba melarikan diri, namun pelaku membacok kepala belakang korban.

Baca Juga :  Dua Gembong Pencurian di Mappi Diringkus

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan luka gores di kepala bagian depan. ‘’Korban  baru melaporkan kasus ini setelah berobat,’’ katanya.

Pelaku pembacokan  tersebut, kata Kasie Humas masih dalam penyelidikan, karena setelah kejadian tersebut langsung melarikan diri. ‘’Kita masih melakukan penyelidian,’’ tandasnya. (ulo/tho)

Korban Alami Luka Robek di Kepala

MERAUKE-  Seorang mahasiswa di Merauke bernama Yeremia Carly Korea dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) ketika akan mandi  di salah satu perusahaan perkebunan  Kelapa Sawit di Distrik Ulilin Merauke,  Minggu (15/5) sekitar pukul 11.15 WIT. 

Namun korban baru melaporkan kasus tersebut Minggu (22/5) setelah berobat. Kapolres Merauke  AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui  Kasie  Humas Iptu Bambang Soetrisno, membenarkan laporan penganiayaan yang dialami  korban.

Kronologi kejadiannya, ungkap Kasie Humas saat korban ingin mandi pagi, tiba-tiba datang pelaku masuk dari pintu depan ke dalam rumah sampai dekat kamar mandi dan langsung menyerang korban dengan parang sehingga korban tergores di  kepala depan. Karena terdesak, korban mencoba melarikan diri, namun pelaku membacok kepala belakang korban.

Baca Juga :  Dugaan Praktek Aborsi Jadi Atensi Polisi

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang dan luka gores di kepala bagian depan. ‘’Korban  baru melaporkan kasus ini setelah berobat,’’ katanya.

Pelaku pembacokan  tersebut, kata Kasie Humas masih dalam penyelidikan, karena setelah kejadian tersebut langsung melarikan diri. ‘’Kita masih melakukan penyelidian,’’ tandasnya. (ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/