Dalam 1 Tahun Kepemimpinan Yoseph-Fauzun
MERAUKE – Tanggal 20 Februari 2026 menandai 1 tahun kepemimpinan Yoseph Bladib Gebze-Fauzun Nijayah sebagai bupati dan wakil bupati Merauke setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto bersama dengan ratuan kepala daerah lainnya tahun 2025 lalu.
Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembukaan Kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Selatan, wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah mengakui di 1 tahun kepempimpinan bersama bupati Yoseph Bladib Gebze tersebut masih banyak kekurangan.
‘’Intinya masih banyak yang harus kita lakukan dan baru sedikit yang kita lakukan dan kita berharap kedepan kerja sama dari semua pihak terutama dari masyarakat kita untuk membangun Merauke ini. Karena tidak hanya bupati dan wakil bupati saja tapi masyarakat juga punya peran untuk menjadi penyambung lidah, menjadi monitor, advokat dan sebagainya. Intinya, kita mengajak semua berkepentingan untuk menjaga Merauke yang lebih baik dan juga Merauke yang lebih maju,’’ katanya.
Diakui Wabup Fauzun Nihayah, diawal pemerintahan tersebut pihaknya dihadapkan dengan tantangan adanya kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat melalui recofusing anggaran yang tentunya membuat pihaknya sedikit kewalahan.
‘’Tapi kita tetap komitmen dengan visi misi kita. Yang bisa kita lakukan , ya kita lakukan. Misalnya soal Pendidikan, Kesehatan dan juga infrastruktur. Yang bisa kita lakukan, y akita lakukan. Tapi, sekali lagi memang kita dibenturkan dengan recofusing anggaran yang membuat kita repot. Tapi semangat saja,’’ jelasnya.
Dalam 1 Tahun Kepemimpinan Yoseph-Fauzun
MERAUKE – Tanggal 20 Februari 2026 menandai 1 tahun kepemimpinan Yoseph Bladib Gebze-Fauzun Nijayah sebagai bupati dan wakil bupati Merauke setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto bersama dengan ratuan kepala daerah lainnya tahun 2025 lalu.
Ditemui media ini disela-sela mengikuti pembukaan Kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Selatan, wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah mengakui di 1 tahun kepempimpinan bersama bupati Yoseph Bladib Gebze tersebut masih banyak kekurangan.
‘’Intinya masih banyak yang harus kita lakukan dan baru sedikit yang kita lakukan dan kita berharap kedepan kerja sama dari semua pihak terutama dari masyarakat kita untuk membangun Merauke ini. Karena tidak hanya bupati dan wakil bupati saja tapi masyarakat juga punya peran untuk menjadi penyambung lidah, menjadi monitor, advokat dan sebagainya. Intinya, kita mengajak semua berkepentingan untuk menjaga Merauke yang lebih baik dan juga Merauke yang lebih maju,’’ katanya.
Diakui Wabup Fauzun Nihayah, diawal pemerintahan tersebut pihaknya dihadapkan dengan tantangan adanya kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat melalui recofusing anggaran yang tentunya membuat pihaknya sedikit kewalahan.
‘’Tapi kita tetap komitmen dengan visi misi kita. Yang bisa kita lakukan , ya kita lakukan. Misalnya soal Pendidikan, Kesehatan dan juga infrastruktur. Yang bisa kita lakukan, y akita lakukan. Tapi, sekali lagi memang kita dibenturkan dengan recofusing anggaran yang membuat kita repot. Tapi semangat saja,’’ jelasnya.