Friday, January 23, 2026
27.5 C
Jayapura

Lima dari 20 Gazebo Rusak Berat Akibat Diterjang Gelombang Air Pasang

MERAUKE– Kepala Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, mengungkapkan, dari 20 gazebo yang dibangun dan diresmikanpada Desember 2025, ternyata 5 diantaranya rusak berat dan tidak bisa diperbaiki lagi.

‘’Dari 20 gazebo yang kita bangun dan diresmikan pada bulan Desember 2025, 5 diantaranya rusak berat dan tidak dapat diperbaiki lagi,’’ kata Benhur Rentandatu, menjawab pertanyaan media ini, Senin (19/1).

Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi di pantai itu ikut tercabut akibat dihantam gelombang air pasang. ‘’Jangankan gazebo, pohon kelapa yang menjadi penahan pantai juga ikut tumbang dan akar-akarnya tercabut,’’ terangnya.

Baca Juga :  Masuki Zona Hijau, Masyarakat Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Namun begitu, lanjut Benhur, hal tersebut menjadi pembelajaran untuk pembangunan selanjutnya. Dimana pembangunan gazebo selanjutnya tidak lagi dibuat di sekitar Binaloka tapi bergeser ke Kampung Bahari.

‘’Karena di situ tekanan air dan ombak ketika pasang tidak terlalu berdampak seperti yang di Bina Loka,’’ katanya.

MERAUKE– Kepala Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, mengungkapkan, dari 20 gazebo yang dibangun dan diresmikanpada Desember 2025, ternyata 5 diantaranya rusak berat dan tidak bisa diperbaiki lagi.

‘’Dari 20 gazebo yang kita bangun dan diresmikan pada bulan Desember 2025, 5 diantaranya rusak berat dan tidak dapat diperbaiki lagi,’’ kata Benhur Rentandatu, menjawab pertanyaan media ini, Senin (19/1).

Benhur menjelaskan, kerusakan gazebo tersebut murni karena alam. Bahkan, pohon kelapa yang menjadi pelindung abrasi di pantai itu ikut tercabut akibat dihantam gelombang air pasang. ‘’Jangankan gazebo, pohon kelapa yang menjadi penahan pantai juga ikut tumbang dan akar-akarnya tercabut,’’ terangnya.

Baca Juga :  BPJS Tenaga Kerja Kembali Serahkan Santunan Kecelakaan

Namun begitu, lanjut Benhur, hal tersebut menjadi pembelajaran untuk pembangunan selanjutnya. Dimana pembangunan gazebo selanjutnya tidak lagi dibuat di sekitar Binaloka tapi bergeser ke Kampung Bahari.

‘’Karena di situ tekanan air dan ombak ketika pasang tidak terlalu berdampak seperti yang di Bina Loka,’’ katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya