Kebakaran Melanda Yayasan Pondok Hidayatullah Boven Digoel, 32 Santri Dievakuasi

Kondisi musim kemarau dan tiupan angin yang cukup kencang diduga turut mempercepat penjalaran api. Material sebagian bangunan yang terbuat dari kayu dan semi permanen juga diduga membuat api lebih cepat merambat.

Mendapat laporan kebakaran, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Boven Digoel bersama TNI, Polri dan masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman, evakuasi dan pengamanan.

Dikatakan, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kodim 1711/BVD dikerahkan untuk memadamkan api.

Proses pemadaman dilakukan secara bergantian. Kendaraan pemadam beberapa kali melakukan pengisian air sebelum kembali ke lokasi untuk melanjutkan pemadaman guna memastikan api benar-benar terkendali dan tidak merambat ke bangunan lainnya.

Baca Juga :  Dua Pelabuhan di Merauke Ditetapkan Jadi Pelabuhan Import

Dandim 1711/BVD Letkol Inf. Andri Cristian bersama jajaran perwira Kodim 1711/BVD dan Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., didampingi Kabag Ops AKP M. Anwar Jaya Irwanas, AMK., S.H., Kasat Reskrim AKP Ishak O. Rantulallo, S.H., Kasat Intelkam Ipda Giovanne Perdana Padang Sambo Ginting, S.Tr.K., serta sejumlah pejabat utama Polres Boven Digoel turut mendatangi lokasi.

Ketua Yayasan Hidayatullah, Iqbalullah, menyampaikan adanya informasi yang beredar mengenai dugaan sumber api dari kompor maupun aktivitas pembakaran sampah. Menurutnya, dugaan api berasal dari kompor dibantah pihak yayasan, sedangkan kemungkinan kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah masih dalam pendalaman.

Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Namun, nilai tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah seluruh bangunan, fasilitas dan barang yang terbakar selesai didata. Polres Boven Digoel mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar permukiman dan bangunan yang mudah terbakar. (ulo/wen)

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Segera Keluarkan Surat Edaran

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Kondisi musim kemarau dan tiupan angin yang cukup kencang diduga turut mempercepat penjalaran api. Material sebagian bangunan yang terbuat dari kayu dan semi permanen juga diduga membuat api lebih cepat merambat.

Mendapat laporan kebakaran, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Boven Digoel bersama TNI, Polri dan masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman, evakuasi dan pengamanan.

Dikatakan, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kodim 1711/BVD dikerahkan untuk memadamkan api.

Proses pemadaman dilakukan secara bergantian. Kendaraan pemadam beberapa kali melakukan pengisian air sebelum kembali ke lokasi untuk melanjutkan pemadaman guna memastikan api benar-benar terkendali dan tidak merambat ke bangunan lainnya.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Segera Keluarkan Surat Edaran

Dandim 1711/BVD Letkol Inf. Andri Cristian bersama jajaran perwira Kodim 1711/BVD dan Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., didampingi Kabag Ops AKP M. Anwar Jaya Irwanas, AMK., S.H., Kasat Reskrim AKP Ishak O. Rantulallo, S.H., Kasat Intelkam Ipda Giovanne Perdana Padang Sambo Ginting, S.Tr.K., serta sejumlah pejabat utama Polres Boven Digoel turut mendatangi lokasi.

Ketua Yayasan Hidayatullah, Iqbalullah, menyampaikan adanya informasi yang beredar mengenai dugaan sumber api dari kompor maupun aktivitas pembakaran sampah. Menurutnya, dugaan api berasal dari kompor dibantah pihak yayasan, sedangkan kemungkinan kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah masih dalam pendalaman.

Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Namun, nilai tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah seluruh bangunan, fasilitas dan barang yang terbakar selesai didata. Polres Boven Digoel mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar permukiman dan bangunan yang mudah terbakar. (ulo/wen)

Baca Juga :  Potensi Kebakaran Tinggi, Warga Jayapura Diminta Lebih Waspada

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya