Monday, January 19, 2026
23.4 C
Jayapura

MUI Pusat Apresiasi Toleransi di Papua SelatanĀ 

MERAUKE– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Muhammad Cholil Nafis melakukan kunjungan kerja ke Merauke. Dia didampingi Sekjen MUI Pusat KH Amirsyah Tambunan. Ini merupakan kunker pertama ke bagian Indonesia paling timur tersebut. Tiba dengan menggunakanĀ  pesawat Garuda sekira pukul 08.35 WIT, ketua MUI Pusat disambut dengan Rebana di VIP Bandara Mopah Merauke.

Ā Ā  Wakil gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa, Wakil bupati Merauke Fauzan Nihayah, Plt MUI Papua Selatan Awaluddin Gedze, Ketua MUI Kabupaten Merauke H. Jufri Thamrin, Ketua PWNU Papua Selatan KH. Muhammad Arifin.

Ā Ā  Kepada wartawan, Muhammad Cholil Nafis mengaku senang karena disambut wakil gubernur Papua Selatan dan wakil bupati Merauke yang seorang sosok perempuan hebat.

Baca Juga :  Laka Tunggal, PengemudiĀ  Pikap Luka BeratĀ 

“Kedatangan kami ke sini untuk membentuk Majelis Ulama Indonesia Papua Selatan dan beliau sangat mendukung. Buktinya, mereka datang menyambut kami, wagub dan wabup. Mudah-mudahan disini dapat menyebarkan hubungan agama yang baik berdasarkan Pancasila, ” katanya.

Diapun berharap, membangun Indonesia dapat dimulai dari bumi Animha, Merauke Papua Selatan, yang merupakanĀ  ujung paling timur Indonesia.

“Membangun toleransi bisa dimulai dari sini,juga bagaimana pemberdayaan perempuan, emansipasi perempuan mulai dari sini. Terbukti perempuan disini bisa menjadi wakil bupati. Mudah-mudahan bisa membangun harmoni dan Indonesia,” jelasnya.

Soal MUI Papua Selatan apakah bisa mengeluarkan label halal, Muhammad Cholil Nafis mengatakan bahwa semuanya harus bisa berkolaborasi dengan adat. Karena Islam, kata Muhammad Cholil Nafis, mengajarkan kebaikan. Karena itu, tidak boleh bertentangan dengan adat setempat. (ulo/wen)

Baca Juga :  Resmi Terapkan Absensi Elektronik Terintegrasi OnlineĀ 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Muhammad Cholil Nafis melakukan kunjungan kerja ke Merauke. Dia didampingi Sekjen MUI Pusat KH Amirsyah Tambunan. Ini merupakan kunker pertama ke bagian Indonesia paling timur tersebut. Tiba dengan menggunakanĀ  pesawat Garuda sekira pukul 08.35 WIT, ketua MUI Pusat disambut dengan Rebana di VIP Bandara Mopah Merauke.

Ā Ā  Wakil gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa, Wakil bupati Merauke Fauzan Nihayah, Plt MUI Papua Selatan Awaluddin Gedze, Ketua MUI Kabupaten Merauke H. Jufri Thamrin, Ketua PWNU Papua Selatan KH. Muhammad Arifin.

Ā Ā  Kepada wartawan, Muhammad Cholil Nafis mengaku senang karena disambut wakil gubernur Papua Selatan dan wakil bupati Merauke yang seorang sosok perempuan hebat.

Baca Juga :  Pemkab Bayar Tunggakan Ganti Rugi Lahan SD Inpres Odase

“Kedatangan kami ke sini untuk membentuk Majelis Ulama Indonesia Papua Selatan dan beliau sangat mendukung. Buktinya, mereka datang menyambut kami, wagub dan wabup. Mudah-mudahan disini dapat menyebarkan hubungan agama yang baik berdasarkan Pancasila, ” katanya.

Diapun berharap, membangun Indonesia dapat dimulai dari bumi Animha, Merauke Papua Selatan, yang merupakanĀ  ujung paling timur Indonesia.

“Membangun toleransi bisa dimulai dari sini,juga bagaimana pemberdayaan perempuan, emansipasi perempuan mulai dari sini. Terbukti perempuan disini bisa menjadi wakil bupati. Mudah-mudahan bisa membangun harmoni dan Indonesia,” jelasnya.

Soal MUI Papua Selatan apakah bisa mengeluarkan label halal, Muhammad Cholil Nafis mengatakan bahwa semuanya harus bisa berkolaborasi dengan adat. Karena Islam, kata Muhammad Cholil Nafis, mengajarkan kebaikan. Karena itu, tidak boleh bertentangan dengan adat setempat. (ulo/wen)

Baca Juga :  Merauke Dilanda Cuaca Ekstrim, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSĀ  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya