Wednesday, March 11, 2026
25.9 C
Jayapura

Bupati Gusbager Minta OPD Lengkapi Catatan BPK RI

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Papua, Kamis (5/3).

BPK RI Perwakilan Papua yang hadir, Pengendali Teknis II, Setya Adie Pratama, Ketua tim, Resi Juliana Situmorang dan anggota lainnya. Bupati Piter Gusbager menjelaskan bahwa pertemuan dengan BPK RI membahas Exit Meeting mengakhiri 40 hari pemeriksaan pendahuluan. Pemerintah Kabupaten Keerom mendengar langsung catatan-catatan yang disampaikan oleh BPK terkait hasil pemeriksaan tahun 2025.

Setelah menerima masukan dan catatan-catatan dari BPK, Bupati Gusbager langsung memberikan arahan kepada TAPD dan dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, pemeriksaan dari BPK ini merupakan hal yang luar biasa sehingga perlu tertib, antisipasi dan patuh dalam pengelolaan keuangan di Kabupaten Keerom.

Baca Juga :  Suara Dewan Adat Keerom Jangan Diperalat Untuk "Kepentingan"

Pemerintah Kabupaten Keerom selama 7 tahun mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, tentu tujuannya agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Harus ada korelasi positif antara WTP dengan perkembangan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Keerom,” ungkapnya.

Untuk itu Bupati dua periode itu meminta kepada setiap pimpinan OPD segera melengkapi catatan-catatan yang telah diberikan sebelum bulan April agar pada saat pemeriksaan berkas-berkas sudah lengkap.

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Papua, Kamis (5/3).

BPK RI Perwakilan Papua yang hadir, Pengendali Teknis II, Setya Adie Pratama, Ketua tim, Resi Juliana Situmorang dan anggota lainnya. Bupati Piter Gusbager menjelaskan bahwa pertemuan dengan BPK RI membahas Exit Meeting mengakhiri 40 hari pemeriksaan pendahuluan. Pemerintah Kabupaten Keerom mendengar langsung catatan-catatan yang disampaikan oleh BPK terkait hasil pemeriksaan tahun 2025.

Setelah menerima masukan dan catatan-catatan dari BPK, Bupati Gusbager langsung memberikan arahan kepada TAPD dan dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, pemeriksaan dari BPK ini merupakan hal yang luar biasa sehingga perlu tertib, antisipasi dan patuh dalam pengelolaan keuangan di Kabupaten Keerom.

Baca Juga :  Bupati Gusbager : Keerom Tolak Miras

Pemerintah Kabupaten Keerom selama 7 tahun mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, tentu tujuannya agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Harus ada korelasi positif antara WTP dengan perkembangan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Keerom,” ungkapnya.

Untuk itu Bupati dua periode itu meminta kepada setiap pimpinan OPD segera melengkapi catatan-catatan yang telah diberikan sebelum bulan April agar pada saat pemeriksaan berkas-berkas sudah lengkap.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya