Kampung dan Kelurahan di Distrik Samofa Dicanangkan sebagai “Desa Cantik”

BIAK-Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melakukan pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Aula Kantor Distrik Samofa, Selasa (28/04/2026). Pencanangan Desa Cantik ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh masing-masing kepala kampung, kepala kelurahan, Kepala BPS Biak Numfor Akhmad Fauzi, S.ST., Bupati Biak Numfor yang diwakili Asisten II Setda, Otto Wanggai.

Bupati Markus O. Mansnembra mengatakan, Desa Cantik adalah langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian data di tingkat kampung ataupun kelurahan. Pembangunan yang terukur membutuhkan data yang akurat.

“Data yang akurat berawal dari tingkat desa atau kampung. Oleh karena itu, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kabupaten Biak Numfor,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Biak Numfor, Otto Wanggai.

Baca Juga :  Menyukseskan Program MBG Melalui Penguatan Pangan Lokal di Papua

“Saya meminta para Kepala Kampung dan Kelurahan untuk bersinergi dengan BPS dalam mengelola data desa dengan baik. Data yang berkualitas akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan efisien bagi kesejahteraan masyarakat kita,” imbuhnya

Bersamaan dengan deklarasi Desa Cinta Statistik, juga dilakukan Sensus Ekonomi 2026 (SE26). Sensus Ekonomi 2026 dilakukan untuk memotret seluruh aktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Terkait dengan itu, maka Bupati meminta kepada seluruh jajaran perangkat daerah, kepala distrik, hingga kepala kampung/kelurahan untuk mendukung penuh petugas sensus di lapangan nantinya.

BIAK-Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melakukan pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Aula Kantor Distrik Samofa, Selasa (28/04/2026). Pencanangan Desa Cantik ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh masing-masing kepala kampung, kepala kelurahan, Kepala BPS Biak Numfor Akhmad Fauzi, S.ST., Bupati Biak Numfor yang diwakili Asisten II Setda, Otto Wanggai.

Bupati Markus O. Mansnembra mengatakan, Desa Cantik adalah langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian data di tingkat kampung ataupun kelurahan. Pembangunan yang terukur membutuhkan data yang akurat.

“Data yang akurat berawal dari tingkat desa atau kampung. Oleh karena itu, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kabupaten Biak Numfor,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Setda Kabupaten Biak Numfor, Otto Wanggai.

Baca Juga :  Ketua MPR: Pembangunan Desa Berperan Kurangi Kesenjangan Pembangunan

“Saya meminta para Kepala Kampung dan Kelurahan untuk bersinergi dengan BPS dalam mengelola data desa dengan baik. Data yang berkualitas akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan efisien bagi kesejahteraan masyarakat kita,” imbuhnya

Bersamaan dengan deklarasi Desa Cinta Statistik, juga dilakukan Sensus Ekonomi 2026 (SE26). Sensus Ekonomi 2026 dilakukan untuk memotret seluruh aktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Terkait dengan itu, maka Bupati meminta kepada seluruh jajaran perangkat daerah, kepala distrik, hingga kepala kampung/kelurahan untuk mendukung penuh petugas sensus di lapangan nantinya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya