Sejak Maret 2025, Pemkab Biak Telah “Mengurus” 470 OAP Meninggal di RSUD Biak
Bupati Markus O. Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa Rumbarar dalam acara bincang pagi refleksi satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati, di Gedung Negara 1 Biak, Kamis (19/2). (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
BIAK-Bupati Markus Octovianus Manembra, SH.,MM mengatakan bantuan duka gratis bagi warga Orang Asli Papua (OAP kurang mampu yang meninggal di RSUD Biak sejak bulan Maret 2025 sampai sekarang telah mencapai 470 orang. Hal itu disampaikan Bupati dalam bincang pagi refleksi 1 tahun kepemimpinannya yang disiarkan secara Live RRI, di Gedung Negara 1 Biak, Kamis (19/02).
Program bantuan duka yang dimaksud mencakup; pengurusan lengkap dari RSUD Biak hingga ke tempat tinggal jenasah akan dibawa. Mulai dari pengurusan peti, pakaian, dan perlengkapan hingga diantar ke rumah duka, termasuk wilayah kepulauan, menggunakan dana Otsus dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Acara bincang pagi refleksi satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati, di Gedung Negara 1 Biak, Kamis (19/2). (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
“Tidak cukup satu bulan sejak kami dilantik, program bantuan gratis oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kepada setiap warga OAP yang meninggal di RSUD Biak jumlahnya telah mencapai 470 orang. Kebijakan ini kami ambil untuk meringankan keluarga yang berduka, karena tidak semua warga mampu, dan ini dikhususkan bagi OAP,” ujar Bupati.
Dalam bicang pagi refleksi 1 tahun kepimpinan, Bupati juga didampingi oleh Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa Rumbarar. Banyak hal yang disampaikan, masyarakat atau pendengar juga diberikan kesempatan untuk memberikan, catatan, saran dan masukan terhadap kinerja Bupati/Wabup dalam 1 tahun ini.
BIAK-Bupati Markus Octovianus Manembra, SH.,MM mengatakan bantuan duka gratis bagi warga Orang Asli Papua (OAP kurang mampu yang meninggal di RSUD Biak sejak bulan Maret 2025 sampai sekarang telah mencapai 470 orang. Hal itu disampaikan Bupati dalam bincang pagi refleksi 1 tahun kepemimpinannya yang disiarkan secara Live RRI, di Gedung Negara 1 Biak, Kamis (19/02).
Program bantuan duka yang dimaksud mencakup; pengurusan lengkap dari RSUD Biak hingga ke tempat tinggal jenasah akan dibawa. Mulai dari pengurusan peti, pakaian, dan perlengkapan hingga diantar ke rumah duka, termasuk wilayah kepulauan, menggunakan dana Otsus dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Acara bincang pagi refleksi satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati, di Gedung Negara 1 Biak, Kamis (19/2). (FOTO : FIKTOR PALEMBANGAN/CENDERAWASIH POS)
“Tidak cukup satu bulan sejak kami dilantik, program bantuan gratis oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kepada setiap warga OAP yang meninggal di RSUD Biak jumlahnya telah mencapai 470 orang. Kebijakan ini kami ambil untuk meringankan keluarga yang berduka, karena tidak semua warga mampu, dan ini dikhususkan bagi OAP,” ujar Bupati.
Dalam bicang pagi refleksi 1 tahun kepimpinan, Bupati juga didampingi oleh Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa Rumbarar. Banyak hal yang disampaikan, masyarakat atau pendengar juga diberikan kesempatan untuk memberikan, catatan, saran dan masukan terhadap kinerja Bupati/Wabup dalam 1 tahun ini.