alexametrics
25.7 C
Jayapura
Sunday, May 22, 2022

Tim Covid Biak Kembali Kirim 50 Spesimen Swab

Daud N. Duwiri, SKM, MKes  ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor kembali mengirim 50 specimen swab untuk diuji di Laboratorium Litbangkes Jayapura, Kamis (7/5). Hasil pemeriksaan specimen swab itu akan dijadikan dasar dalam menentukan bahwa seseorang positif tertular Virus Corona atau tidak.

  Spesimen swab yang dikirim itu, diambil dari sejumlah pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Selain itu juga, specimen swab tersebut juga diambil dari sejumlah orang lainnya yang dinilai berpotensi tertular dari pasien yang sudah positif Virus Corona.

   “Ada 50 spesimen swab kami ambil dan sudah dikirim ke Jayapura untuk diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura. Ya, harapan kita tentunya kalau bisa hasilnya negatif semua, namun untuk memastikan seperti apa hasilnya, kami masih tunggu. Apapun hasil uji lab nantinya tetap akan disampaikan ke masyarakat secara terbuka,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, SKM, MKes kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/5) kemarin.

Baca Juga :  Dispar Digelontor Dana Otsus Rp 9 Miliar

   Menurutnya, specimen swab yang dikirim itu tak hanya dari masyarakat umum, namun sejumlah dari tenaga perawat dan tenaga kesehatan yang menangani pasien positif Covid-19, termasuk pasien yang sebelumnya hasilnya negatif diperiksa ulang kembali spesimen swabnya.  Pemeriksaan swab dinilai penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang positif terinfeksi. 

  “Teman-teman petugas kesehatan juga ada beberapa orang yang diperiksa swabnya, ini penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang tertular. Lebih baik kita mencegah secepatnya sehingga dilakukan penanganan, tapi sekali harapan bersama mudah-mudahan hasilnya negatif,” tandasnya.

  Lalu bagaimana dengan hasil rapid test yang dilakukan tim kesehatan Gugus Tugas, Daud Duwiri mengatakan, bahwa hasil rapid test ini kadang hasilnya banyak tidak akurat, namun setidaknya hasil rapid test akan dijadikan dasar untuk memfollow up kegiatan pemantauan di lapangan. 

Baca Juga :  Di Biak, Positif Corona Jadi 49 Orang

  Sekedar diketahui, jumlah pasien yang  positif terinfeksi Virus Corona dan saat ini sementara dalam perawatan sebanyak 11 orang, dan secara keseluruhan ada 13 pasien positif tertular Virus Corona dirawat di Biak (sudah termasuk 2 rujukan dari Kabupaten Supiori). Sementara specimen swab yang sebelumnya telah dikirim dan dinyatakan negative hasilnya sebanyak  52 specimen. (itb/tri)

Daud N. Duwiri, SKM, MKes  ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor kembali mengirim 50 specimen swab untuk diuji di Laboratorium Litbangkes Jayapura, Kamis (7/5). Hasil pemeriksaan specimen swab itu akan dijadikan dasar dalam menentukan bahwa seseorang positif tertular Virus Corona atau tidak.

  Spesimen swab yang dikirim itu, diambil dari sejumlah pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Selain itu juga, specimen swab tersebut juga diambil dari sejumlah orang lainnya yang dinilai berpotensi tertular dari pasien yang sudah positif Virus Corona.

   “Ada 50 spesimen swab kami ambil dan sudah dikirim ke Jayapura untuk diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura. Ya, harapan kita tentunya kalau bisa hasilnya negatif semua, namun untuk memastikan seperti apa hasilnya, kami masih tunggu. Apapun hasil uji lab nantinya tetap akan disampaikan ke masyarakat secara terbuka,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, SKM, MKes kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/5) kemarin.

Baca Juga :  Goa Jepang Diharapkan Menjadi Magnet Wisatawan

   Menurutnya, specimen swab yang dikirim itu tak hanya dari masyarakat umum, namun sejumlah dari tenaga perawat dan tenaga kesehatan yang menangani pasien positif Covid-19, termasuk pasien yang sebelumnya hasilnya negatif diperiksa ulang kembali spesimen swabnya.  Pemeriksaan swab dinilai penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang positif terinfeksi. 

  “Teman-teman petugas kesehatan juga ada beberapa orang yang diperiksa swabnya, ini penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang tertular. Lebih baik kita mencegah secepatnya sehingga dilakukan penanganan, tapi sekali harapan bersama mudah-mudahan hasilnya negatif,” tandasnya.

  Lalu bagaimana dengan hasil rapid test yang dilakukan tim kesehatan Gugus Tugas, Daud Duwiri mengatakan, bahwa hasil rapid test ini kadang hasilnya banyak tidak akurat, namun setidaknya hasil rapid test akan dijadikan dasar untuk memfollow up kegiatan pemantauan di lapangan. 

Baca Juga :  Belum Ada Kasus Positif, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

  Sekedar diketahui, jumlah pasien yang  positif terinfeksi Virus Corona dan saat ini sementara dalam perawatan sebanyak 11 orang, dan secara keseluruhan ada 13 pasien positif tertular Virus Corona dirawat di Biak (sudah termasuk 2 rujukan dari Kabupaten Supiori). Sementara specimen swab yang sebelumnya telah dikirim dan dinyatakan negative hasilnya sebanyak  52 specimen. (itb/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/