alexametrics
28.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Warga Dilarang Keluar dan Masuk Biak Numfor

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd bersama Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK.,M.Si dan pejabat lainnya ketika mengunjungi Pelabuhan Biak, Jumat (3/4) kemarin. (FOTO: Fiktor/Cepos )

Termasuk Masyarakat dari Kabupaten Tetangga

BIAK-Penanggulangan penyebaran virus korona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor terus dilakukan pemerintah daerah. Berbagai upaya-upaya pencegahan telah dan terus dilakukan. Kali ini giliran larangan sementara semua penduduk keluar dan datang di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

   Bahkan larangan pergi dan datang penduduk di Kabupaten Biak Numfor dibuat dalam bentuk edaran resmi Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.  Edaran No: 300/194  yang dikeluarkan tanggal 3 April 2020, yang pada dasarnya untuk sementara tidak memperbolehkan keluar masuknya orang di Kabupaten Biak Numfor, termasuk masyarakat dari wilayah kabupaten lainnya di wilayah Provinsi Papua atau Papua Barat dengan menggunakan perahu ataupun speed boat.

  Larangan tersebut juga menindaklanjuti Edaran Bupati Biak Numfor tanggal 30 Maret 2020 tentang penutupan Bandar Udara Frans Kasiepo dan Bandar Udara Numfor. Bahkan untuk memutus rantai penularan atau masuknya virus corona di Kabupaten Biak Numfor penduduk datang dari luar atau yang akan keluar untuk sementara dilarang. 

Baca Juga :  Cegah Rabies, Dinas Pertanian Vaksinasi Gratis Kucing dan Anjing

  “Masyarakat Kabupaten Biak Numfor dan penduduk daerah lainnya untuk sementara dilarang datang dan bepergian, dari dan keluar Kabupaten Biak Numfor,” tegas Bupati kepada Cenderawasih Pos, kemarin. 

  Dalam edaran itu ditegaskan bahwa, bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Biak Numfor dan sementara di luar (diluar Kabupaten Biak Numfor )dihimbau agar tetap berada ditempatnya masing-masing sampai dengan dibuka kembali akses transportasi dari dan keluar, khususnya di wilayah Kabupaten Biak Numfor.  

  Hal yang lain dalam edaran itu, juga dikatakan bahwa, masyarakat yang tidak berdomisili di Kabupaten Biak Numfor (pengunjung/tamu), yang saat ini sedang berada di Kabupaten Biak Numfor disampaikan untuk segera melapor ke perangkat pemerintah setempat (RT, RW, Kepala Kelurahan/Kepala Kampung dan Kepala Distrik). Laporan itu dinilai penting untuk menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. 

Baca Juga :  Pengurus Baru KAPP Resmi Dilantik

  Larangan datang dan bepergian, dari dan keluar Kabupaten Biak Numfor  berlaku sejak dikeluarkannya edaran sampai dengan adanya pemberitahuan selanjutnya. 

 “Sekali lagi diminta kepada semua masyarakat supaya memperhatikan tindakan-tindakan pencegahan, memperhatikan imbauan edaran pemerintah, termasuk pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah pada dasarnya untuk kepentingan bersama, khususnya lagi dalam menjaga Kabupaten Biak Numfor yang kita cintai ini bebas dari virus corona,” imbuh Bupati Herry A. Naap.(itb/tri)

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd bersama Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK.,M.Si dan pejabat lainnya ketika mengunjungi Pelabuhan Biak, Jumat (3/4) kemarin. (FOTO: Fiktor/Cepos )

Termasuk Masyarakat dari Kabupaten Tetangga

BIAK-Penanggulangan penyebaran virus korona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor terus dilakukan pemerintah daerah. Berbagai upaya-upaya pencegahan telah dan terus dilakukan. Kali ini giliran larangan sementara semua penduduk keluar dan datang di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

   Bahkan larangan pergi dan datang penduduk di Kabupaten Biak Numfor dibuat dalam bentuk edaran resmi Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.  Edaran No: 300/194  yang dikeluarkan tanggal 3 April 2020, yang pada dasarnya untuk sementara tidak memperbolehkan keluar masuknya orang di Kabupaten Biak Numfor, termasuk masyarakat dari wilayah kabupaten lainnya di wilayah Provinsi Papua atau Papua Barat dengan menggunakan perahu ataupun speed boat.

  Larangan tersebut juga menindaklanjuti Edaran Bupati Biak Numfor tanggal 30 Maret 2020 tentang penutupan Bandar Udara Frans Kasiepo dan Bandar Udara Numfor. Bahkan untuk memutus rantai penularan atau masuknya virus corona di Kabupaten Biak Numfor penduduk datang dari luar atau yang akan keluar untuk sementara dilarang. 

Baca Juga :  DAU Belum Ditransfer, Gaji ASN Terlambat

  “Masyarakat Kabupaten Biak Numfor dan penduduk daerah lainnya untuk sementara dilarang datang dan bepergian, dari dan keluar Kabupaten Biak Numfor,” tegas Bupati kepada Cenderawasih Pos, kemarin. 

  Dalam edaran itu ditegaskan bahwa, bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Biak Numfor dan sementara di luar (diluar Kabupaten Biak Numfor )dihimbau agar tetap berada ditempatnya masing-masing sampai dengan dibuka kembali akses transportasi dari dan keluar, khususnya di wilayah Kabupaten Biak Numfor.  

  Hal yang lain dalam edaran itu, juga dikatakan bahwa, masyarakat yang tidak berdomisili di Kabupaten Biak Numfor (pengunjung/tamu), yang saat ini sedang berada di Kabupaten Biak Numfor disampaikan untuk segera melapor ke perangkat pemerintah setempat (RT, RW, Kepala Kelurahan/Kepala Kampung dan Kepala Distrik). Laporan itu dinilai penting untuk menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. 

Baca Juga :  Dievaluasi, 11 Perda Diajukan Ke Pemprov Papua

  Larangan datang dan bepergian, dari dan keluar Kabupaten Biak Numfor  berlaku sejak dikeluarkannya edaran sampai dengan adanya pemberitahuan selanjutnya. 

 “Sekali lagi diminta kepada semua masyarakat supaya memperhatikan tindakan-tindakan pencegahan, memperhatikan imbauan edaran pemerintah, termasuk pemerintah daerah Kabupaten Biak Numfor. Kebijakan yang diambil oleh pemerintah pada dasarnya untuk kepentingan bersama, khususnya lagi dalam menjaga Kabupaten Biak Numfor yang kita cintai ini bebas dari virus corona,” imbuh Bupati Herry A. Naap.(itb/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/