Revitalisasi Bahasa Biak, Kunci Menjaga Jati Diri

BIAK-Kekhawatiran terhadap punahnya bahasa daerah mendorong Dewan Kesenian Biak Numfor untuk terus menggaungkan pentingnya pelestarian Bahasa Biak. Wakil Ketua I Dewan Kesenian Biak Numfor, Dance Warnares, menekankan bahwa bahasa daerah adalah bagian penting dari jati diri masyarakat Biak.

“Sekarang kita ini justru malu menggunakan bahasa daerah, padahal itu jati diri kita. Kalau tidak dilatih sejak kecil, Bahasa Biak bisa punah,” ujar Dance dalam keterangannya, baru-baru ini.

Dance mencontohkan langsung dari keluarganya sendiri. Meski menikah dengan peranakan Tionghoa, ia tetap mengajarkan anak-anaknya untuk bisa berbahasa Biak. Menurutnya, pembelajaran bahasa ibu menjadi bagian penting dari pendidikan karakter, sekaligus tameng dari pengaruh negatif seperti minuman keras dan perilaku menyimpang.

Baca Juga :  Biak Numfor Surplus Telur, Wabup Optimis Tentang Ketahanan Pangan

BIAK-Kekhawatiran terhadap punahnya bahasa daerah mendorong Dewan Kesenian Biak Numfor untuk terus menggaungkan pentingnya pelestarian Bahasa Biak. Wakil Ketua I Dewan Kesenian Biak Numfor, Dance Warnares, menekankan bahwa bahasa daerah adalah bagian penting dari jati diri masyarakat Biak.

“Sekarang kita ini justru malu menggunakan bahasa daerah, padahal itu jati diri kita. Kalau tidak dilatih sejak kecil, Bahasa Biak bisa punah,” ujar Dance dalam keterangannya, baru-baru ini.

Dance mencontohkan langsung dari keluarganya sendiri. Meski menikah dengan peranakan Tionghoa, ia tetap mengajarkan anak-anaknya untuk bisa berbahasa Biak. Menurutnya, pembelajaran bahasa ibu menjadi bagian penting dari pendidikan karakter, sekaligus tameng dari pengaruh negatif seperti minuman keras dan perilaku menyimpang.

Baca Juga :  Pemkab Bangun Sejumlah Ruangan untuk Sekolah Yayasan Keagamaan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya