Saturday, May 24, 2025
31.7 C
Jayapura

Bupati Ajak Guru-Guru di Sarmi Jalankan Tugas dan Tanggungjawab Dengan Baik

SARMI – Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Strata Satu (S1) bagi Guru PAUD dan Program Pendidikan Guru SD (PGSD) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi, Kerjasama Pemkab Sarmi dan Universitas Cenderawasih (Uncen), ditutup Senin (28/3/2025) lalu, dengan diwisudanya 120 guru yang mengikuti program Pendidikan tersebut di Kabupaten Sarmi.

Bupati Sarmi Dominggus Catue SMK,M.Kes dalam sambutannya Ketika menutup acara tersebut mengatakan, atas nama pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi, juga terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah melalui proses Pendidikan Peningkatan kualfikasi dengan baik dan telah selesai diadakan.

Kegiatan ini diikuti, kurang lebih 10 guru dari Tingkat PAUD hingga SMA dari sekolah-sekolah yang ada di 10 Distrik di Kabupaten Sarmi.

Baca Juga :  Maudori dan Kiamdori Bakal Dijadikan Tempat Wisata Religi dan Pusat PI

Distrik Apawer Hulu, Pantai Barat, Distrik Sarmi, Sarmi Timur, Tor Atas, Pantai Barat, Pantai Timur, Bonggo, Bonggo Timur.

“ Kita yang masih diberikan kesempatan, kita bersyukur, mana yang Tuhan berikan melalui pemerintah dan dinas terkait, mari kita Jalankan tugas dan tanggungjawab kita dengan baik,” ujar Bupati Dominggus.

Dikatakan, di Kabupaten Sarmi, masih sangat membutuhkan tenaga pengajar dan tenaga Kesehatan. “ Kalau mau lakukan apapun, perlu orang yang sehat dan pintar, jadi Pendidikan dan Kesehatan sangat penting. Semua perbedaan menyatukan kita untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, semua yang bapak ibu guru butuhkan, pemerintah akan siapkan, tetapi harus ada imbal balik, bahwa apa yang anak-anak murid butuhkan, bapak ibu guru harus penuhi.
Bapak ibu guru yang bertangungjawab atas tugas dan tanggungjawab yang diemban.

Baca Juga :  Pelaku Pembakar Wanita di Sorong Ditangkap Saat Tidur

“ Bapak ibu guru punya Pendidikan, sedangkan orang tua punya pengalaman tetapi tidak punya Pendidikan, jadi kalau ada masalah, jangan jadi kendala, tetapi mari cari Solusi, duduk Bersama,” jelasnya.

Pimpinan dan bawahan juga harus kompak, sejalan, jangan saling salahkan, sehingga program Pendidikan di sekolah dapat berjalan dengan baik, anak-anak juga bisa dididik secara maksimal. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SARMI – Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Strata Satu (S1) bagi Guru PAUD dan Program Pendidikan Guru SD (PGSD) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi, Kerjasama Pemkab Sarmi dan Universitas Cenderawasih (Uncen), ditutup Senin (28/3/2025) lalu, dengan diwisudanya 120 guru yang mengikuti program Pendidikan tersebut di Kabupaten Sarmi.

Bupati Sarmi Dominggus Catue SMK,M.Kes dalam sambutannya Ketika menutup acara tersebut mengatakan, atas nama pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarmi, juga terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah melalui proses Pendidikan Peningkatan kualfikasi dengan baik dan telah selesai diadakan.

Kegiatan ini diikuti, kurang lebih 10 guru dari Tingkat PAUD hingga SMA dari sekolah-sekolah yang ada di 10 Distrik di Kabupaten Sarmi.

Baca Juga :  Disdukcapil Berikan  Alat Perekaman KTP El ke Distrik Waibu dan Sentani Barat

Distrik Apawer Hulu, Pantai Barat, Distrik Sarmi, Sarmi Timur, Tor Atas, Pantai Barat, Pantai Timur, Bonggo, Bonggo Timur.

“ Kita yang masih diberikan kesempatan, kita bersyukur, mana yang Tuhan berikan melalui pemerintah dan dinas terkait, mari kita Jalankan tugas dan tanggungjawab kita dengan baik,” ujar Bupati Dominggus.

Dikatakan, di Kabupaten Sarmi, masih sangat membutuhkan tenaga pengajar dan tenaga Kesehatan. “ Kalau mau lakukan apapun, perlu orang yang sehat dan pintar, jadi Pendidikan dan Kesehatan sangat penting. Semua perbedaan menyatukan kita untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, semua yang bapak ibu guru butuhkan, pemerintah akan siapkan, tetapi harus ada imbal balik, bahwa apa yang anak-anak murid butuhkan, bapak ibu guru harus penuhi.
Bapak ibu guru yang bertangungjawab atas tugas dan tanggungjawab yang diemban.

Baca Juga :  Turnamen Asyaf Cup Digelar

“ Bapak ibu guru punya Pendidikan, sedangkan orang tua punya pengalaman tetapi tidak punya Pendidikan, jadi kalau ada masalah, jangan jadi kendala, tetapi mari cari Solusi, duduk Bersama,” jelasnya.

Pimpinan dan bawahan juga harus kompak, sejalan, jangan saling salahkan, sehingga program Pendidikan di sekolah dapat berjalan dengan baik, anak-anak juga bisa dididik secara maksimal. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya