Monday, March 2, 2026
26.9 C
Jayapura

Orang Tua Jangan Sampai Abaikan Kebutuhan Emosional Anak

Untuk mencegah kejadian serupa, Dwi menyarankan beberapa langkah bagi orang tua dan komunitas di Mimika. Yang pertama observasi aktif. Menurutnya, sebagai orang tua wajib untuk mengamati perubahan sikap anak dan cari tahu penyebabnya dengan pendekatan yang lembut.

Kedua, komunikasi dua arah. Menurut Dwi, orang tua harus menciptakan ruang aman agar anak merasa nyaman bercerita tanpa merasa dihakimi.

Ketiga, edukasi parenting. Dwi berpendapat bahwa di Mimika perlu adanya seminar atau komunitas parenting yang mudah diakses, misalnya melalui Zoom, agar orang tua yang sibuk tetap bisa belajar cara membangun karakter anak.

Keempat, prioritas mental: “Mencari uang itu penting untuk finansial, tapi kesehatan mental anak jauh lebih berharga,” tutup Dwi.

Baca Juga :  99 Persen Disengaja, Kerugian Bisa Mencakup Aspek Ekologi, Ekonomi dan Sosial

Tragedi ini diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh elemen masyarakat di Mimika untuk lebih peduli pada kesehatan mental generasi muda, dimulai dari lingkaran terkecil, yaitu keluarga. (*/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Untuk mencegah kejadian serupa, Dwi menyarankan beberapa langkah bagi orang tua dan komunitas di Mimika. Yang pertama observasi aktif. Menurutnya, sebagai orang tua wajib untuk mengamati perubahan sikap anak dan cari tahu penyebabnya dengan pendekatan yang lembut.

Kedua, komunikasi dua arah. Menurut Dwi, orang tua harus menciptakan ruang aman agar anak merasa nyaman bercerita tanpa merasa dihakimi.

Ketiga, edukasi parenting. Dwi berpendapat bahwa di Mimika perlu adanya seminar atau komunitas parenting yang mudah diakses, misalnya melalui Zoom, agar orang tua yang sibuk tetap bisa belajar cara membangun karakter anak.

Keempat, prioritas mental: “Mencari uang itu penting untuk finansial, tapi kesehatan mental anak jauh lebih berharga,” tutup Dwi.

Baca Juga :  Jangan Sepenuhnya Percayakan Anak pada Orang Lain, Lakukan Pengawasan Ekstra

Tragedi ini diharapkan menjadi titik balik bagi seluruh elemen masyarakat di Mimika untuk lebih peduli pada kesehatan mental generasi muda, dimulai dari lingkaran terkecil, yaitu keluarga. (*/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya