Thursday, February 26, 2026
26.3 C
Jayapura

Awalnya Benjolan Kecil, Kini Sebesar Bola Kaki

Sementara Nur Halimah, ibunda Dava mengaku, Dafa adalah anak yatim. Suaminya, Rio Herman meninggal saat Dava masih kelas VI SD.

Dia sebelumnya kerja di home industry tali raffia. Tetapi, karena Dava sakit dan harus merawatnya, akhirnya berhenti bekerja. Kebetulan, putra pertama dan keduanya sudah bekerja. Jadi selama ini, kehidupannya dibantu oleh anak pertama dan keduanya.

”Termasuk untuk biaya pengobatan Dava, dibantu kakak-kakaknya. Kalau kontrol ke Surabaya, pinjam mobil ke saudara, saya bayar sopir dan BBM nya,” ujarnya.

Selama ini diakui Nur Halimah, harus wira-wiri ke Surabaya untuk kontrol periksa. Awalnya, hanya sebulan sekali. Kemudian berlanjut dua kali sebulan sampai bulan kemarin harus tiap minggu. Tetapi sampai sekarang belum ada kepastian jadwal operasi penyakit tumor anaknya.

Baca Juga :  Sudah Ada Lima Aduan yang Masuk, Rata-rata Soal Pasien Tak Punya Surat Rujukan

”Ini belum ada jadwal kapan mau operasi. Kami berharap, segera ada penanganan serius dari rumah sakit, supaya anak saya bisa cepat sembuh,” harapnya. (fun)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Sementara Nur Halimah, ibunda Dava mengaku, Dafa adalah anak yatim. Suaminya, Rio Herman meninggal saat Dava masih kelas VI SD.

Dia sebelumnya kerja di home industry tali raffia. Tetapi, karena Dava sakit dan harus merawatnya, akhirnya berhenti bekerja. Kebetulan, putra pertama dan keduanya sudah bekerja. Jadi selama ini, kehidupannya dibantu oleh anak pertama dan keduanya.

”Termasuk untuk biaya pengobatan Dava, dibantu kakak-kakaknya. Kalau kontrol ke Surabaya, pinjam mobil ke saudara, saya bayar sopir dan BBM nya,” ujarnya.

Selama ini diakui Nur Halimah, harus wira-wiri ke Surabaya untuk kontrol periksa. Awalnya, hanya sebulan sekali. Kemudian berlanjut dua kali sebulan sampai bulan kemarin harus tiap minggu. Tetapi sampai sekarang belum ada kepastian jadwal operasi penyakit tumor anaknya.

Baca Juga :  Poliklinik Tutup Satu Minggu, IGD Tetap Beroperasi Normal 24 Jam

”Ini belum ada jadwal kapan mau operasi. Kami berharap, segera ada penanganan serius dari rumah sakit, supaya anak saya bisa cepat sembuh,” harapnya. (fun)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya